Geowisata Karangsambung Kebumen

Geopark Karangsambung Kebumen

Cagar Alam Geologi, Museum Yang Memiliki Jenis Batu Terlengkap Didunia
Berwisata merupakan cara manusia untuk menikmati kesenangan, berbagai macam hiburan yang menarik tersaji dalam tempat pariwisata, pada zaman sekarang dimana manusia selalu disibukkan dengan berbagai macam pekerjaan, manusia disibukan dengan berbagai macam tuntutan maka tidak mengherankan ketika musim liburan tempat pariwisata menjadi tempat yang sangat ramai. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan penat dalam diri dengan berwisata maka pikiran kita akan terhibur dan kita akan menjadi segar kembali untuk melakukan berbagai macam aktifitas.

Geopark Karangsambung Kebumen

Geopark Karangsambung Kebumen – Foto fb/@Kota Kebumen

Banyak sekali tempat untuk berwisata yang mayoritas merupakan tempat untuk hiburan, hiburan merupakan sarana untuk melepaskan stress atau penat dalam hidup, dengan melakukan hiburan maka kondisi kita akan kembali prima dan siap untuk beraktifitas kembali, namun ada salah satu tempat yang merupakan objek wisata Kebumen yang menawarkan wisata sambil belajar, dengan berwisata di tempat ini selain kita merasa terhibur juga kita akan mendapatkan pengetahuan untuk memperbanyak wawasan kita. Tempat tersebut adalah museum geologi desa Karangsambung kabupaten Kebumen, tempat yang merupakan Cagar Alam Geologi (CAG) tersebut terletak 19 Km di sebelah utara kota Kebumen.

Cagar Alam Geologi Karang sambung Kebumen ialah salah satu titik yang mempunyai batu terlengkap dimuka bumi sehingga tempat tersebut kerap digunakan buat menekuni sejarah asal mula bumi, pada daerah ini kita bisa mempelajari bermacam tipe bebatuan, baik batuan beku, metamorfik maupun berbagai macam batuan sedimen, bisa pelajari dari usia batu yang bermacam- macam serta dengan proses kejadian yang berbeda. Dengan mengenali seluruh perihal tersebut pastinya pengetahuan kamu tentang bebatuan lebih terbuka wawasannya. Tidak hanya menekuni tentang bebatuan kamu pula bisa membeli sebagian batu akik perhiasan yang berasal dari sungai Luk Ulo selaku cinderamata, batu akik yang berasal dari sungai Luk Ulo ialah batu akik dengan mutu yang keras serta ialah batu yang berusia tua, sehingga warna batu tersebut hendak lebih pekat apabila dibanding dengan batu akik yang bukan berasal dari sungai Luk Ulo.
Kamu pula bisa menemui sebagian masyarakat yang ialah pengrajin batu akik, tidak hanya pengrajin batu akik, bermacam pengrajin batu pula bisa kamu temui di desa Karang sambung antara lain pengrajin batu koral gosok, pengrajin batu halaman serta lain- lain.

Baca Juga :  Beberapa Tempat Wisata Di Jawa Tengah Yang Menarik

Keunikan lain dari wilayah CAG ini karena terbentuk oleh tumbukan antar lempeng samudra Hindia-Australia dengan lempang Benua Eurasia yang terjadi sekitar 121-60 juta tahun yang lalu yang zaman itu sering disebut zaman kapur, dengan keberadaanya yang unik tersebut kawasan ini menjadi kunci, untuk mempelajari evolusi lempeng bumi di asia tenggara, berbagai macam batuan ditemukan di Karangsambung, bebatuan yang beragam tersebut merupakan jejak sejarah yang dapat digunakan untuk menyingkap tabir masa lalu, bahkan batuan sedimen klasik, boiklasik maupun non klasik, batu ini merupakan batuan yang terbentuk didasar samudera yang dalam berumur 80 juta tahun yang lalu juga ditemukan di Karangsambung.

Ini merupakan tempat wisata paling langka dan termasuk aset untuk objek wisata Jawa Tengah, dengan keanekaragaman bebatuan di Karangsambung dengan morfologi dan kelengkapan struktur geologinya menjadikan kawasan Karangsambung tersebut sebagai Monumen Geologi yang layak untuk dijaga kelestariannya.

Selain itu kondisi pesedesan Karangsambung juga merupakan pemandangan yang menarik dimana hamparan hijau sawah yang tersusun secara terasering akan selalu memanjakan mata anda sepanjang perjalanan, pemandangan hutan pinus yang hijau serta perjalanan melewati tepi sungai Luk Ulo akan membuat anda merasa nyaman untuk berwisata di CAG Karangambung. Selain itu para penduduk disana juga sangat ramah sehingga anda aman untuk berwisata barsaman keluarga.

Share with friends
Tags: ,