Tag: oleh-oleh khas semarang
Kampung Batik Semarang Pusat Batik Asli Semarang
Jika Anda telah pergi ke Kampung Batik Laweyan Solo, suasana perkampungan batik di Kampung Batik Semarang mungkin tidak selengkap di Kampung Batik Laweyan Solo. Namun, di kedua tempat tersebut, Anda akan menemukan hal yang sama: batik, belajar membatik, dan sejarah batik. Kampung Batik Semarang berada di dekat pusat kota Semarang. Jika Anda dari Pasar Johar, Anda dapat pergi ke Jalan Patimura atau Jalan Dr Cipto. Jika Anda dari Simpang Lima, Anda dapat pergi ke Jalan MT Haryono dan terus ke Pasar Johar sampai Anda sampai Bundaran Bubakan. Sebelum memasuki Jalan Patimura, Anda akan melihat Hotel Djelita di sebelah kiri Anda. ... Selengkapnya
Jalan Pandanaran Semarang : Pusat Oleh-Oleh Semarang
Sejarah Singkat Pandanaran Jalan Pandanaran sudah sejak lama dikenal sebagai kawasan komersial di kota Semarang. Terletak di lokasi yang strategis, jalan ini menjadi salah satu titik utama yang mesti dikunjungi oleh wisatawan yang ingin membawa pulang kenangan dari Semarang. Keberadaan toko-toko oleh-oleh di sini semakin memperkuat reputasi Pandanaran sebagai pusat oleh-oleh Semarang. Area di sekitar Jalan Pandanaran dulunya adalah area permukiman. Seiring berjalannya waktu, Pandanaran berkembang menjadi salah satu rute yang paling efektif. Setelah itu, beberapa toko yang menjual oleh-oleh khas Semarang muncul. Toko roti “Danti”, yang dulunya bernama “Danish”, dan “Bandeng Presto” menjadi pelopor penjualan oleh-oleh khas di daerah ... Selengkapnya
Lezatnya Aneka Rasa Lumpia Semarang
Mengunjungi Semarang tanpa membeli lumpia (juga disebut lunpia atau loenpia) adalah pengalaman yang tidak lengkap. Namanya sudah jelas sebagai oleh-oleh khas dari Semarang. Makanan ini terbuat dari tumisan rebung (tunas bambu muda) dan adonan telur yang dibungkus dengan kulit yang terbuat dari tepung beras. Kami dapat menawarkan lumpia goreng dan basah (tanpa digoreng), yang keduanya sangat lezat. Untuk meningkatkan rasa lumpia, tambahkan saus gula, bawang putih, acar mentimun, daun bawang merah, dan lombok. Acar dan daun bawang dapat mengurangi rasa manis rebung. Rasa lumpia muncul saat berkembang. Pada awalnya, tumisan rebung dapat dicampur dengan telur ditambah ayam atau campuran antara ... Selengkapnya