6 Wisata di Sekitar Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Pelabuhan Tanjung Emas memiliki sejarah yang kaya dan menarik sejak zaman Mataram Kuno. Pada abad ke-7, pelabuhan ini sudah menjadi gerbang perdagangan dunia dengan lokasinya yang strategis sebagai persinggahan pedagang India dan Champa. Namun, kondisi geologis yang tidak menguntungkan dengan banyaknya pasir dan lumpur mengendap membuat sungai penghubung pelabuhan dengan kota sulit dilayari, sehingga terjadi hambatan pelayaran.

Setelah Belanda menguasai Semarang pada abad ke-18, pelabuhan mengalami berbagai perubahan dan pemindahan lokasi hingga tujuh kali. Pada tahun 1868, perusahaan dagang Belanda melakukan pengerukan lumpur dan membangun kanal baru bernama Nieuwe Havenkanaal atau Kali Baroe di kawasan Boom Lama, yang berfungsi sebagai cikal bakal pelabuhan modern Semarang.

Sepanjang sejarah, Pelabuhan Semarang menjadi pusat perdagangan penting, dengan berbagai kapal dari seluruh dunia, termasuk kapal uap dan layar dari Inggris, Hindia Belanda, Belanda, Denmark, Jerman, Jepang, Austria, Norwegia, Swedia, dan Perancis, kerap berlabuh di sana. Menurut catatan VOC, berdasarkan catatan sejarah ada38 kapal  layar dan 985 kapal uap  pada tahun 1910 yang bersandar di pelabuhan ini.

Kini, Pelabuhan Tanjung Emas tetap ramai dan menjadi objek wisata menarik. Anda bisa mengajak keluarga untuk melihat kapal-kapal besar secara langsung dan mengenalkan mereka pada arti penting pelabuhan dalam perdagangan dan industri dunia. Berkunjung ke pelabuhan ini pasti akan menjadi pengalaman menyenangkan dan edukatif.

Wisata di Sekitar Pelabuhan Tanjung Emas

Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang bukan hanya menjadi pintu gerbang bagi transportasi laut dan kegiatan perdagangan di Jawa Tengah, tetapi juga menjadi destinasi wisata yang menarik dengan beragam atraksi di sekitarnya. Berikut adalah panduan lengkap untuk mengeksplorasi berbagai destinasi wisata yang berada dekat dengan Pelabuhan Tanjung Emas, mulai dari wisata sejarah, budaya, hingga keindahan alam yang mempesona.

1. Kawasan Kota Lama Semarang

Tidak jauh dari Pelabuhan Tanjung Emas terletak kawasan Kota Lama Semarang, yang seringkali disebut sebagai ‘Little Netherlands’ karena bangunan-bangunan tuanya yang bercorak arsitektur kolonial Belanda. Kawasan ini menawarkan suasana yang berbeda dengan masa kini, seolah membawa kita kembali ke masa lalu. Beberapa bangunan ikonik yang patut dikunjungi antara lain:

  • Gereja Blenduk: Gereja tua ini sangat terkenal dengan kubahnya yang besar dan indah. Dibangun pada tahun 1753, Gereja Blenduk merupakan salah satu gereja tertua di Semarang yang masih berfungsi dengan baik hingga saat ini.
  • Gedung Marba: Gedung ini pun memiliki sejarah panjang dan kini sering digunakan untuk berbagai acara seni dan budaya.

Kawasan Kota Lama juga menawarkan berbagai galeri seni, kafe, dan museum seperti Museum 3D Trick Art yang menambah keseruan pengalaman jalan-jalan Anda di sini.

2. Lawang Sewu

Destinasi berikutnya yang dapat dijangkau dengan mudah dari Pelabuhan Tanjung Emas adalah Lawang Sewu. Dikenal sebagai gedung bersejarah dengan seribu pintu, Lawang Sewu merupakan kantor pusat dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) atau perusahaan perkeretaapian Hindia Belanda. Lawang Sewu tidak hanya menawarkan kesempatan untuk mempelajari sejarah perkeretaapian di Indonesia, tetapi juga mengagumi keindahan arsitektur kolonial yang megah.

3. Kampung Batik dan Kampung Pelangi

Kampung Batik dan Kampung Pelangi adalah dua perkampungan unik yang menyimpan pesona tersendiri. Kampung Batik, yang terletak tidak jauh dari Pelabuhan Tanjung Emas, merupakan tempat yang tepat untuk belajar dan berbelanja batik khas Semarang dengan motif-motif yang menarik. Sedangkan Kampung Pelangi, sesuai namanya, merupakan kawasan perkampungan yang dicat dengan warna-warna cerah dan berbagai mural indah untuk memuaskan hasrat fotografi Anda.

4. Taman Sri Gunting

Sebuah taman kecil yang teduh dan nyaman, Taman Sri Gunting ini terletak di jantung Kota Lama Semarang. Setelah berjalan-jalan dan menikmati bangunan tua, Anda bisa duduk bersantai di taman ini, menikmati udara segar sambil mengamati aktivitas warga sekitar atau mencicipi jajanan tradisional dari pedagang kaki lima yang ada di sekitar taman.

5. Pasar Johar

Bagi pecinta wisata belanja dan kuliner, Pasar Johar adalah tempat yang tepat. Pasar ini merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di Semarang yang menyediakan beraneka ragam barang mulai dari pakaian, aksesoris, hingga makanan. Anda bisa menemukan berbagai makanan khas Semarang seperti lumpia, wingko babat, dan tahu gimbal.

6. Pantai Maron dan Pantai Marina

Beranjak sedikit dari Pelabuhan Tanjung Emas, Anda bisa menikmati keindahan pantai-pantai di Semarang. Pantai Maron dan Pantai Marina adalah dua destinasi wisata pantai yang cukup populer. Pantai Maron menawarkan suasana yang masih alami dan sering dijadikan tempat untuk berkemah dan kegiatan outbond. Sementara Pantai Marina lebih terkelola dengan baik dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti cafe dan persewaan alat olahraga air. Kedua pantai ini menawarkan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan.

| Baca : Nusa Kambangan : Paduan 6 Wisata Sejarah dan Pantai, dan Cara Aksesnya

Pelabuhan Tanjung Emas tidak hanya menjadi pintu gerbang ekonomi di Semarang, tetapi juga pintu masuk bagi para wisatawan untuk mengeksplorasi berbagai destinasi menarik yang ada di sekitarnya. Dari kawasan bersejarah seperti Kota Lama dan Lawang Sewu, hingga eksotisme pantai dan kekayaan kuliner di Pasar Johar, semuanya dapat dinikmati dengan mudah. Selain menawarkan keindahan alam dan bangunan bersejarah, tempat-tempat ini juga memungkinkan kita untuk lebih mengenal dan menghargai ragam budaya yang ada di Kota Semarang. Jadi, saat Anda merencanakan kunjungan ke Pelabuhan Tanjung Emas, jangan lupa untuk menyisakan waktu menjelajah berbagai pesona yang ditawarkan oleh kota ini.