Nusakambangan : Paduan 6 Wisata Sejarah dan Pantai, dan Cara Aksesnya

Pulau Nusakambangan mungkin lebih dikenal sebagai tempat bagi para narapidana kelas kakap, namun pulau ini juga memiliki pesona alam yang luar biasa, terutama keindahan wisata bahari yang memikat. Terletak di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Nusakambangan menawarkan panorama eksotis yang membuatnya menarik bagi wisatawan.

Sejarah dan Letak Geografis

Sejak zaman Kerajaan Mataram, Pulau Nusakambangan dikenal sebagai tempat pengasingan. Pada akhir abad ke-19, pulau ini menjadi lokasi pengasingan pemberontak Aceh yang dipaksa membuka lahan karet dan membangun penjara, yang kini dikenal sebagai Lembaga Pemasyarakatan (LP) Permisan.

Wisata Bahari di Nusakambangan

Pulau Nusakambangan menawarkan berbagai pilihan wisata bahari yang menawan. Beberapa di antaranya termasuk Pantai Kali Kencana dan pantai-pantai perawan lainnya yang cocok untuk dijadikan destinasi wisata. Berikut beberapa obyek wisata di Pulau Nusakambangan

1. Pantai Permisan

Pantai Permisan, sering disebut juga sebagai Pantai Komando, menawarkan pemandangan langsung ke Samudra Hindia dengan karakteristik unik berupa bukit batu karang yang menjulang tinggi serta sebuah monumen pisau komando raksasa yang tertancap di puncaknya. Monumen ini selain menambah keindahan alam juga berfungsi sebagai landmark penting. Selain itu, pantai ini memiliki nilai sejarah tersendiri karena sering dijadikan lokasi latihan oleh TNI.

2. Gua Masigit Sela

  • berada di Dusun Mangunjaya, kelurahan Ujung Alang, Kec. Kampung Laut, Kab, Cilacap.
  • Dapat dikunjungi dengan didampingi oleh pemandu karena gelap tanpa lampu penerangan.
  • Memiliki rumah panggung kayu seluas 70 meter persegi di tempat transit peziarah.
  • Diresmikan oleh Pakubuwono X, Raja Mataram yang tinggal di Keraton Surakarta.

3. Benteng Karang Bolong

Benteng Karang Bolong adalah situs bersejarah yang dibangun pada tahun 1716 oleh Portugis dan kemudian dikuasai oleh Belanda pada tahun 1837. Untuk mencapai benteng ini, pengunjung harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki melalui hutan belukar dengan medan yang cukup menantang. Benteng seluas sekitar 6.000 meter persegi ini juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk melanjutkan perjalanan ke Pantai Karang Pandan. Penting bagi pengunjung untuk berhati-hati membawa makanan karena adanya monyet dan kucing hutan yang mungkin mendekati untuk mencari makan.

4. Pantai Karang Pandan

Pantai Karang Pandan yang terletak di sisi timur Pulau Nusa Kambangan menawarkan pasir putih yang halus dan air laut biru yang jernih. Pantai ini dilengkapi dengan dua pulau karang kecil di dekat bibir pantai yang menambah keindahannya. Karena belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, pantai ini sering terasa seperti pantai pribadi, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati keindahan alam dengan lebih leluasa dan mengambil foto tanpa banyak gangguan.

5. Pantai Rancababakan

  • Menawarkan pemandangan indah dengan perjalanan menyusuri Segara Anakan.
  • Wisatawan dapat menikmati pemandangan hutan mangrove di sepanjang perjalanan.

6. Benteng Klingker

  • Reruntuhan benteng yang bisa ditemukan sebelum sampai ke Pantai Pasir Putih.
  • Dibangun oleh kolonial Belanda pada era Gubernur Daendels dan sudah menyatu dengan pohon besar, memberikan kesan angker.

| Baca : 6 Wisata di Sekitar Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Cara Menuju Pulau Nusakambangan

Untuk pergi ke Pulau Nusakambangan, ada dua jalur utama:

  1. Dermaga Cilacap: Biasanya diperuntukkan bagi para napi dan membutuhkan izin dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM.
  2. Pantai Teluk Penyu: Jalur ini terbuka untuk umum, termasuk wisatawan. Pantai ini terletak sekitar 10 menit dari Alun-alun Kabupaten Cilacap, dekat dengan pusat pemerintahan.

Menggunakan Kapal Compreng

Dari Pantai Teluk Penyu, wisatawan dapat menyewa kapal compreng milik nelayan setempat. Biayanya berkisar antara Rp35,000 hingga Rp50,000 per orang, dengan syarat minimal empat penumpang. Jika jumlah penumpang kurang, tarifnya akan berbeda.

Perjalanan ke Pulau Nusakambangan

Perjalanan dari Pantai Teluk Penyu ke Pulau Nusakambangan memakan waktu sekitar 10 menit menggunakan kapal compreng. Disarankan untuk memilih cuaca cerah dan melakukan perjalanan pada pagi hari untuk menikmati keindahan alam pulau ini secara maksimal.

Secara keseluruhan, Nusakambangan menawarkan pengalaman wisata yang tidak biasa, memadukan sejarah yang kaya dan alam yang memukau. Meskipun terkena stigma sebagai pulau narapidana, daya tarik Nusakambangan justru terletak pada kontras antara reputasi suramnya dan keindahan alamnya yang menawan. Dengan pengaturan yang hati-hati dan patuh pada prosedur keamanan, wisatawan bisa menikmati pesona pantai pasir putih, flora langka, dan sisa-sisa benteng Belanda yang misterius. Pulau Nusakambangan adalah destinasi yang menawarkan lebih dari sekadar pemandangan; ia menyimpan cerita dan keindahan yang layak untuk dijelajahi.