Keunikan Coban Pelangi Malang – Tiket Masuk dan Akses

Coban Pelangi adalah sebuah air terjun memukau yang berlokasi di Dusun Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Terletak di seputar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, air terjun ini dikelola oleh Perum Perhutani KPH Malang.

Awal Mula dan Fenomena Alam
Menurut Siaman, seorang penjaga dan petugas kebersihan di Coban Pelangi, sebelum dikenal dengan nama Coban Pelangi, masyarakat setempat seringkali mengunjungi area air terjun ini untuk mencari kayu bakar. Dulunya, di atas air terjun terdapat batu yang menjorok yang menghalangi aliran air. Ini menyebabkan air terjun memecah dan menimbulkan pelangi setiap hari, memberikan asal-usul nama ‘Coban Pelangi.’

Perubahan Akibat Bencana Alam
Namun, setelah terjadi banjir bandang pada tahun yang tidak diketahui oleh Siaman, batu yang menjorok tersebut terseret jatuh ke bawah. Hal ini mengubah penampilan air terjun, di mana sekarang hanya tampak percikan air yang terkena cahaya, mengurangi fenomena pelangi yang sebelumnya menghiasi air terjun secara rutin.

Perkembangan Menjadi Objek Wisata
Mulai dikenal oleh masyarakat sekitar Malang Timur sejak tahun 1984 dan menjadi populer di kalangan anak-anak SMA. Menyadari potensinya sebagai destinasi wisata, pada tahun 1986, desa mulai mengembangkan Coban Pelangi sebagai objek wisata. Pada tahun 1989, pengelolaannya diambil alih oleh Perum Perhutani. Infrastruktur pun berkembang di mana pada tahun 1999, bangunan pos loket yang semula hanya dari bambu, dibangun menjadi lebih permanen.

Daya Tarik Coban Pelangi

Memiliki panorama yang indah dengan tinggi sekitar 110 meter dan dikenal dengan fenomena alam berupa pelangi yang sering terbentuk di air terjun ini, memiliki suhu udara sekitar 19-23 derajat Celcius. Air terjun ini berada di kaki Gunung Semeru, menawarkan suasana alam yang alami dan sejuk dengan pemandangan hutan hijau yang menawan di sekitarnya.

Aktivitas yang Dapat Dilakukan

Para wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas di sekitarair terjun, seperti berfoto di jembatan kayu, menunggang kuda, menjelajahi air terjun dengan bantuan pawang, berkemah, atau mengikuti kegiatan outbound. Di sekitar Coban Pelangi juga terdapat sungai kecil yang cocok untuk river tubing, bermain air, atau bahkan rafting. Foto dengan latar pelangi yang muncul dari air terjun menjadi daya tarik tertentu bagi pengunjung.

Harga Tiket Masuk Coban Pelangi Maret 2025:

  • Weekday: Rp 10.000 per orang
  • Weekend: Rp 15.000 per orang
    (Catatan: Harga tiket dapat berubah sewaktu-waktu.)
  • Harga Camping – 20.000 per orang
  • Harga naik kuda – Rp. 20.000
  • Parkir sepeda motor – Rp. 2.000 per motor
  • Parkir mobil – Rp. 5.000 per mobil

Jam Operasional:

Buka dari pukul 07.00 sampai 17.00 WIB. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, dimana peluang untuk melihat pelangi cukup tinggi. Di musim hujan, jam kunjungan mungkin dibatasi hingga pukul 16.00 WIB untuk menghindari risiko bencana alam.

Fasilitas

Fasilitas sudah termasuk mushola, toilet, dan warung makan, menandakan bahwa kawasan wisata ini cukup lengkap untuk memenuhi kebutuhan dasar pengunjung.

Rute Perjalanan ke Coban Pelangi

Untuk menuju Coban Pelangi dari Kota Malang, berikut ringkasan rute yang dapat Anda ikuti:

  1. Mulai dari Kota Malang, ambil Jalan KH Malik.
  2. Lanjutkan ke Jalan Kidal Tumpang.
  3. Ikuti Jalan Raya Tulus Ayu.
  4. Selanjutnya masuk ke Jalan Raya Tumpang-Gubug Klakah.
  5. Akhirnya, ambil Jalan Raya Gubug Klakah menuju Dusun Ngadas.

Perjalanan ini kira-kira akan memakan waktu sekitar satu jam dengan jarak tempuh sekitar 31,9 kilometer. Pastikan kondisi kendaraan baik dan periksa prakiraan cuaca sebelum berangkat.

| Baca: Keraton Ratu Boko: Sejarah, Daya Tarik dan Tiket Masuk 2025

Air terjun ini juga merupakan titik persinggahan bagi pendaki Gunung Semeru yang biasanya melewati lokasi ini dengan jeep dari Pasar Tumpang menuju Gunung Bromo. Setelah Desa Klakah, akan ada gapura bertuliskan Coban Pelangi di sisi kanan jalan. Dari sini, pengunjung akan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melalui jalan setapak menurun selama kira-kira 1,5 kilometer hingga mencapai Coban Pelangi.

Coban Pelangi menawarkan keindahan alam yang eksotis dengan kesempatan unik untuk menyaksikan fenomena pelangi yang muncul di tengah air terjun. Ini adalah tujuan wisata yang ideal bagi mereka yang mencari kesegaran alam dan petualangan di alam terbuka.