Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Cagar Alam Bagi Populasi Kupu Kupu

Informasi Wisata Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung

Lokasi Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene, Kepulauan Pangkep, Sulawesi Selatan
Tiket Turis Lokal Rp 25.000,-

Turis Mancanegara Rp 225.000

tiket masuk Jembatan Gantung Helena Sky Bridge :  15.000

Waktu Buka 07.00 – 18.00 WIT
Fasilitas Obyek Wisata Habitat kupu- kupu, capung, air terjun, pegunungan karts, tarsius, Gua, Helena Sky Bridge

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung merupakan kawasan wisata yang dibangun di atas tanah seluas 43.750 hektar dan sebagai salah satu daerah khas yang merupakan surga bagi populasi kupu- kupu  Oleh sebab itu, taman ini memiliki julukan yaitu The Kingdom of Butterfly. Keunikan dari taman ini yang lainnya adalah lokasinya yang terletak pada gugus pegunungan Karts terbesar kedua di dunia setelah Cina. Karts yaitu pegunungan kapur yang mempunyai bentuk stalaktit dan stalakmit yang indah.

Daya Tarik

Berikut beberapa poin daya tarik utama dari Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung:

  1. Air Terjun Bantimurung: Terkenal dengan julukan “Kerajaan Kupu-Kupu”, area ini menawarkan pemandangan air terjun yang indah dan sejuk, menjadi lokasi sempurna untuk rekreasi dan relaksasi.
  2. Keanekaragaman Kupu-Kupu: Taman nasional ini menjadi rumah bagi berbagai jenis kupu-kupu, yang mana beberapa di antaranya adalah spesies langka dan endemik Sulawesi. Ini adalah tempat yang ideal bagi pecinta alam dan peneliti untuk mengamati atau mempelajari kupu-kupu.
  3. Gua Prasejarah: Wilayah ini memiliki banyak gua yang tersebar di area taman nasional, seperti Gua Batu, Gua Mimpi, dan Gua Sarang, yang menyimpan fosil dan prasasti prasejarah.
  4. Aktivitas Alam: Pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas alam seperti trekking melintasi jalur-jalur hijau, penelusuran gua, hingga mandi di air terjun alami.
  5. Pemandangan Karst: Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung memiliki pemandangan karst yang mengesankan, menampilkan formasi batu kapur yang unik dan spektakuler, yang merupakan salah satu kawasan karst terbesar di Indonesia.
  6. Flora dan Fauna: Di samping kupu-kupu, taman nasional ini juga kaya akan berbagai spesies flora dan fauna unik lainnya, termasuk berbagai jenis burung, primata, dan tanaman langka.
  7. Wisata Edukasi: Wilayah ini menyediakan pengalaman edukatif tentang konservasi alam dan biodiversitas, menjadikannya destinasi yang cocok untuk kunjungan keluarga dan sekolah.
  8. Lokasi Bersahaja: Terletak tidak jauh dari Kota Makassar, membuat Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung mudah diakses oleh pengunjung lokal maupun internasional.

 

Aksi dan Atraksi

Aksi

  1. Trekking dan Hiking
    • Menjelajahi jalur-jalur hijau yang ada di taman nasional, pengunjung bisa menikmati pemandangan alam yang indah sambil mendaki bukit atau berjalan melalui jalur-jalur yang menantang.
  2. Penelusuran Gua
    • Mengunjungi gua-gua prasejarah, seperti Gua Mimpi, Gua Batu, dan Gua Sarang, yang memberikan kesempatan untuk mempelajari sejarah geologis dan arkeologis daerah tersebut.
  3. Canyoning
    • Bagi yang mencari adrenalin, canyoning di alam bebas daerah sekitar air terjun bisa menjadi pilihan. Ini melibatkan navigasi sungai dan jurang menggunakan berbagai teknik seperti berenang, melompat, dan bahkan rappelling.
  4. Bersepeda
    • Ada rute untuk bersepeda di sekitar kawasan taman nasional, memberikan cara lain untuk menikmati pemandangan alam yang luar biasa.

Atraksi

  1. Observasi Kupu-Kupu
    • Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dikenal sebagai “Kerajaan Kupu-Kupu”, tempat pengunjung dapat mengamati ribuan kupu-kupu berwarna-warni. Ada kesempatan untuk belajar tentang berbagai spesies kupu-kupu, bahkan yang langka sekalipun.
  2. Mandi Air Terjun
    • Berendam di kolam alami dan menikmati pijatan alam dari air terjun yang jatuh memberikan relaksasi fisik dan mental.
  3. Kegiatan Fotografi
    • Dengan lanskapnya yang menawan dan keanekaragaman hayati, taman nasional ini menawarkan banyak spot fotografi yang spektakuler, sempurna bagi para fotografer alam.
  4. Kemah dan Piknik
    • Beberapa area di taman nasional ini memungkinkan pengunjung untuk berkemah atau piknik, menikmati keindahan alam di sekitar mereka.
  5. Pusat Informasi dan Edukasi
    • Kunjungan ke pusat informasi bisa memberikan wawasan tentang keanekaragaman biologis, ekologi, dan upaya pelestarian di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Dengan segala kegiatan yang bisa dilakukan, dari yang menenangkan hingga yang memacu adrenalin, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung menawarkan pengalaman yang kaya dan memuaskan bagi semua jenis pengunjung.

Tiket masuk Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Maret 2025 memiliki berbagai harga tergantung pada jenis pengunjung dan hari kunjungan. Untuk pengunjung lokal atau domestik, biaya masuk berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 7.500 per orang untuk hari kerja dan akhir pekan. Sementara itu, wisatawan internasional dibebankan biaya sebesar Rp 150.000 hingga Rp 225.000 per orang, tergantung pada hari kunjungan mereka. Selain itu, untuk area tertentu di dalam taman seperti kawasan Bantimurung, pengunjung domestik dikenakan tarif Rp 30.000 per orang.

Harap perhatikan bahwa informasi ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola taman nasional, jadi selalu baik untuk memeriksa informasi terbaru sebelum mengunjungi. Anda mungkin dapat menemukan tarif terbaru secara online atau dengan menghubungi pihak taman nasional secara langsung.

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung biasanya buka setiap hari, mulai dari pagi hingga sore hari. Waktu operasional rata-rata adalah dari jam 08.00 WITA hingga jam 17.00 WITA. Namun, jam operasional ini bisa berubah tergantung pada kebijakan pengelola dan kondisi khusus seperti cuaca atau kegiatan khusus di dalam taman nasional.

Untuk mendapatkan informasi yang paling akurat tentang jam buka saat merencanakan kunjungan Anda, disarankan untuk menghubungi langsung lembaga pengelola Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung atau melihat pengumuman terbaru di media sosial atau situs web resminya. Ini akan memastikan bahwa Anda mendapatkan informasi terkini dan dapat merencanakan kunjungan Anda dengan baik.

Akses Menuju Taman Nasional Batimurung Bulusaraung

Lokasi tempat wisata Taman Nasional Batimurung Bulusaraung yang terletak tidak jauh dari pusat kota dan dari Bandara Internasional Sultan Hasanudding menjadikan tempat ini sangat strategis untuk dikunjungi. Jarak tempuhnya hanya sekitar 17 Km, atau sekitar 30 menit sampai dengan satu jam perjalanan tergantung pada kondisi jalan dan kepadatan jalanan yang dilalui pada saat itu. Sepanjang jalan, wisatawan akan bisa melihat gugusan lembah dan bukit kapur yang menyimpan banyak kekayaan alam yang hingga saat ini ada dalam upaya penjagaan agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya.

Berikut adalah informasi mengenai rute dan transportasi menuju Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung:

Rute ke Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung terletak di Sulawesi Selatan. Berikut beberapa opsi rute yang bisa kamu ambil:

  1. Dari Makassar:
    • Menggunakan Kendaraan Pribadi: Dari Makassar, kamu bisa menuju ke arah Maros dengan jarak sekitar 42 km. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 1 jam.
    • Menggunakan Transportasi Umum: Kamu bisa naik angkutan umum dari Terminal Daya di Makassar menuju Terminal Maros. Dari Terminal Maros, perjalanan dilanjutkan menggunakan angkutan umum atau ojek menuju Taman Nasional.
  2. Dari Bandara Sultan Hasanuddin:
    • Menggunakan Kendaraan Pribadi: Dari Bandara Sultan Hasanuddin, perjalanan ke Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung berjarak sekitar 23 km dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.
    • Menggunakan Taksi atau Ojek: Kamu juga bisa naik taksi atau ojek langsung dari bandara menuju lokasi taman nasional.

Transportasi dalam Taman Nasional

Untuk berkeliling dalam Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, berikut beberapa opsi transportasi yang bisa kamu gunakan:

  • Berjalan Kaki: Sebagian besar area taman dapat dijelajahi dengan berjalan kaki, terutama jika ingin menikmati panorama alam dan flora serta fauna di dalam kawasan.
  • Sepeda: Kamu juga bisa membawa atau menyewa sepeda untuk keliling taman.

| Baca : 5 Tempat Wisata di Makassar Menakjubkan Yang Belum Banyak Diketahui Orang

Kondisi Taman Nasional Batimurung Bulusaraung

Dalam sejarah tercatat bahwa seorang penjelajah dunia bernama Alfred Russel Wallace menjuluki Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dengan sebutan The Kingdom of Butterfly. Bukan hanya itu saja, kawasan ini juga tampak lebih indah lagi dengan adanya air terjun yang bisa disinggahi oleh wisatawan yang datang berkunjung.

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung oleh masyarakat sekitar disebut dengan istilah TN Babul. Dalam kawasan ini terapat habitat berbagai macam flora dan fauna dan yang paling menonjol adalah kupu- kupu. Setidaknya ada sekitar 20 jenis kupu- kupu yang dilindungi dan dilestarikan oleh pemerintah. Sedangkan total jenis kupu- kupu yang mendiami lokasi wisata ini ada sekitar 250 jenis kupu- kupu.

Kawasan TN Babul ini memiliki kurang lebih 80 gua alam dan gua prasejarah yang tersebar di kawasan ini, salah satu gua yang paling diminati oleh para wisatawan untuk dikunjungi adalah Gua Batu dan Gua Mimpi.

Gugusan Pegunungan Karst di lokasi TN Babul ini juga menjadi salah satu obyek alam yang menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung. Gugusan pegunungan itu terlihat begitu indah, dan salah satu lokasi yang mempunyai gugusan indah pegunungan karts terdapat suatu tulisan . Pegunungan karts ini dikenal sebagai tempat habitatnya Tarsius. Tarsius atau yang dalam bahasa latin Tarsius fuscus merupakan mamalia kecil yang dilindungi oleh pemerintah.

Tarsius hidup di wilayah semenanjung barat pulau Sulawesi, Indonesia bagian tengah yang memiliki bulu coklat dan mata coklat yang besar. Bulunya berwarna coklat kemerahan dengan rambut berwarna hitam pada ujung ekornya. Selain tarsius, berbagai macam serangga juga hidup di kawasan ini yaitu capung berwarna biru.

Gugusan batu kapur ini memiliki banyak gua alam, salah satu gua alam prasejarah yang terkenal adalah Leang-Leang dimana didalam gua ini terdapat simbol telapak tangan yang diyakini sebagai peninggalan manusia prasejarah, Gua ini dilindungi pemerintah sebagai salah satu warisan cagar alam yang berpotensi menarik wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal.

| Baca : Desa Buntao Desa Wisata Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan Di Tana Toraja Utara

Jembatan Gantung Helena Sky Bridge Bantimurung

Helena Sky Bridge Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Maros Sulawesi Selatan | instagram octoviant_

Jembatan Gantung Helena Sky Bridge adalah salah satu atraksi utama di Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Dengan panjang sekitar 200 meter dan ketinggian sekitar 100 meter, jembatan ini menawarkan pemandangan spektakuler yang meliputi tebing curam, hutan yang lebat, dan sungai yang mengalir di bawahnya.

Jembatan ini memberikan pengalaman unik bagi pengunjung yang berani menyeberanginya karena sensasi berjalan di atas ketinggian. Wisatawan juga dapat menyaksikan keindahan panorama alam sekitar seperti air terjun Bantimurung yang terkenal, gua-gua alami, dan beragam flora dan fauna.

Selain itu, jembatan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk pos pengamatan dan tempat istirahat, yang memungkinkan pengunjung untuk menikmati suasana yang tenang dan mengabadikan momen indah di tempat ini.

Jembatan Gantung Helena Sky Bridge Bantimurung Maros merupakan destinasi populer bagi para pecinta alam, fotografer, dan pecinta petualangan. Tempat ini menawarkan pengalaman tak terlupakan dengan kombinasi keindahan alam yang menakjubkan dan sensasi berjalan di atas jembatan yang menggantung di ketinggian.

| Baca : Jembatan Gantung Imogiri Lokasi Syuting Ftv

Taman Nasional Batimurung Bulusaraung pada hakikatnya merupakan daerah yang menarik untuk dikunjungi. Pelestarian alam dan hewan di sini dikelola dengan sangat baik telah membuat salah satu tempat wisata ini makin banyak dikunjungi oleh para turis pada tahun 2025, baik turis lokal maupun turis mancanegara.