Pesona dan Legenda Danau Biru Kolaka

Danau Biru Kolaka, yang berlokasi di Kampung Walasiho, Kecamatan Wawo, Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, adalah permata tersembunyi yang tidak boleh dilewatkan ketika mengunjungi daerah ini. Keajaiban alam ini menawarkan keindahan yang memukau dan suasana yang tenang, menjadikannya destinasi yang sempurna untuk para pecinta alam.

Danau Biru, sebelumnya dikenal dengan nama Matandahi, memiliki keunikan tersendiri. Danau ini memiliki tiga sumber mata air yang mengucur deras dari celah dinding batu di bukit sekitarnya. Danau ini memiliki luas permukaan sekitar 160 meter persegi dengan panjang sekitar 52 meter dan lebar sekitar 35 meter. Kedalaman danau bervariasi antara 1,5 hingga 9 meter tergantung pada pasang surut air di sekitarnya.

Pesona Memikat Danau Biru Kolaka

Danau Biru Kolaka terkenal dengan airnya yang jernih berwarna biru memukau. Dengan kedalaman tujuh meter dan warna biru yang mempesona, danau ini adalah surga bagi para perenang, penyelam, dan mereka yang mencari pengalaman alam yang tak terlupakan. Dikelilingi oleh pepohonan hijau yang lebat dan bebatuan menjulang, lanskap indah Danau Biru Kolaka benar-benar memikat hati.

Pengunjung dapat melakukan berbagai kegiatan di Danau Biru Kolaka, seperti berenang, menyelam, naik perahu mini, atau sekadar menikmati matahari terbenam yang memesona. Bagi jiwa petualang, ada juga pilihan untuk melompat dari tebing, tetapi tetap penting untuk berhati-hati. Tempat ini dilengkapi dengan fasilitas seperti ruang ganti, toilet, ruang ibadah, tempat duduk, alat berenang, gazebo, dan fasilitas lainnya untuk memastikan pengalaman yang nyaman bagi pengunjung. Selain itu, beragam makanan dan minuman dapat ditemukan dari pedagang lokal, memuaskan rasa lapar dan haus.

Legenda di Sekitar Danau Biru Kolaka

Seperti banyak keajaiban alam lainnya, Danau Biru Kolaka disertai dengan legenda yang telah diturunkan dari generasi ke generasi. Menurut masyarakat setempat, danau ini terbentuk dari tempat di mana seorang putri bernama Putri Mokole atau sang ratu beristirahat setelah keinginannya tidak terpenuhi. Ketika putri itu akhirnya meninggalkan tempat tersebut, air mulai mengalir dari tempat ia duduk. Seiring berjalannya waktu, jumlah air bertambah, dan dengan demikian, Danau Biru lahir.

Danau Biru dikelilingi oleh perbukitan berbatu yang tinggi, disertai deretan pohon, yang bersama-sama menyediakan tempat berlindung dari teriknya matahari. Sekitar 80 meter dari danau terdapat pantai berpasir putih yang membentang sejauh 2 km. Air dari danau membentang di atas batu dan melewati pantai sebelum mencapai laut terbuka. Ada sejumlah kamar mandi untuk membersihkan diri dan gazebo yang menghadap ke laut yang disediakan bagi wisatawan.

Air Danau Biru memiliki kebiruan yang indah, yang dipengaruhi oleh pepohonan yang rimbun di sekitarnya. Kepanjangan airnya memungkinkan pengunjung melihat dasar danau serta ikan-ikan kecil yang hidup di dalamnya.

Danau ini juga merupakan rumah bagi berbagai ikan seperti ikan kerapu dan rabbitfish. Menurut mitos lokal, jika ada yang menangkap ikan dari danau dan mengonsumsinya, maka ia akan menemui kemalangan. Meski mungkin hanya takhayul, namun esensi mitos ini adalah pelestarian ekosistem kawasan ini yang terpenting.

| Baca : Pulau Siladen Di Taman Nasional Bunaken Manado

Tarif Masuk dan Biaya Parkir

Tarif masuk ke Danau Biru Kolaka 2025 adalah Rp5 ribu per orang. Biaya parkir di lokasi wisata ini juga terjangkau, yaitu Rp2 ribu untuk sepeda motor dan Rp5 ribu untuk mobil.

Danau Biru Kolaka Utara Sulawesi Utara | Instagram @diandithh

| Baca : Tomohon Kota Bunga Yang Begitu Indah

Desa Wisata Danau Biru Walasiho

Terletak di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Desa ini menawarkan pesona alam yang memukau dengan Danau Biru sebagai daya tarik utamanya. Danau Biru Walasiho terkenal karena warna airnya yang biru kehijauan yang jernih dan keindahan alamnya yang mempesona.

Selain keindahan alamnya, Desa Wisata Danau Biru Walasiho juga menyediakan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung, seperti area parkir, balai pertemuan, kamar mandi umum, tempat selfie, dan spot foto. Desa wisata ini juga menawarkan pengalaman wisata alam yang mengagumkan, di mana pengunjung dapat mandi atau berenang di Danau Biru dengan biaya masuk seharga Rp 5000.

Penginapan Di Sekitar Danau Biru Kolaka

Hotel Utama

Alamat: Tojabi, Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara 93916, Indonesia
Telepon: +62 822-9283-8347

HOTEL ERFIN

Alamat : Tojabi, Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara 93916, Indonesia

Hotel Hamkas Jaya

Lokasi : Jalan. Poros Lasusua – Ranteangin, Tojabi, Lasusua, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara 93913, Indonesia
Telepon: +62 823-3711-1225

PONDOKAN PLANET

Alamat : Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara 93914, Indonesia
Telepon: +62 852-5522-1111

| Baca : Kepulauan Kei Pulau Paling Asli Dan Pulau Paling Tenggara Di Indonesia

Lokasi dan Rute Perjalanan

Danau Biru Kolaka terletak di bawah bukit Desa wisata Walasiho bagian dari Kecamatan Wawo secara administratif masuk dalam Kabupaten Kolaka Utara, provinsi  Sulawesi Tenggara. Danau ini tersembunyi di tengah hutan yang lebat dan dikelilingi oleh dinding batu yang indah.

Jika ingin pergi ke Danau Biru di Kabupaten Kolaka Utara dari Kendari, ibukota Sulawesi Tenggara, jarak yang ditempuh adalah sekitar 320 km. Bila ingin mencapai lokasi tersebut melalui jalur darat, pertama-tama harus sampai di Kabupaten Kolaka terlebih dahulu dengan rute Kendari-Makassar yang umumnya dijalankan oleh bus umum. Perjalanan menggunakan bus biasanya memakan waktu sekitar 3-4 jam.

Dari Kolaka Anda bisa langsung menuju Danau Biru di Kabupaten Wawo dengan jarak tempuh sekitar 3 jam. Salah satu layanan transportasi yang tersedia di Kolaka adalah Taksi Mitra Utama. Dari Makassar, Anda dapat mengambil penerbangan dari Bandara Internasional Hasanudin ke Bandara Sangia Nibandera di Kolaka. Rute ini dilayani oleh Wings Air. Jika ingin mengambil jalur laut, ada juga kapal dari pelabuhan Makassar ke Pelabuhan Bajo di Kabupaten Bone. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 3 jam. Dari Pelabuhan Bajo Anda bisa melanjutkan ke Pelabuhan Kolaka dengan feri yang akan memakan waktu sekitar 8 jam.