Kebun Raya Bogor: Harga Tiket 2025, Sejarah, Fasilitas & Aktivitas Edukatif
Sejarah Kebun Raya Bogor
Kebun Raya Bogor adalah kebun botani besar yang terletak di Kota Bogor, Jawa Barat, Indonesia. Lokasinya bersebelahan dengan Istana Bogor dan memiliki luas 87 hektar dengan lebih dari 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan. Kebun ini didirikan pada tahun 1817 oleh pemerintah Hindia Belanda dan terus berkembang menjadi pusat penelitian utama dalam bidang pertanian dan hortikultura.
Hingga pada tahaun 1822 kebun raya Bogor ini telah mencatat jumlah tanaman mencapai 912 jenis tanaman , hingga sekarang mungkin telah ribuan jenis tanaman yang telah di taman di Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Bogor sendiri telah menjadi milik pemerintah Indonesia sejak tahun 1956 dan menjadi salah satu kebun raya terbesar di Indonesia.
Latar Belakang
Awalnya, kawasan ini merupakan bagian dari samida, sebuah hutan buatan yang didirikan pada masa Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi) dari Kerajaan Sunda. Pada tahun 1744, VOC mendirikan taman dan wastu di lokasi ini.
Perkembangan pada Masa Kolonial
Pada tahun 1811, setelah Britania Raya menginvasi Jawa, Thomas Stamford Raffles yang tertarik dalam botani mulai mengubah halaman Istana Bogor menjadi kebun bergaya Inggris. Kemudian, pada tahun 1817, Caspar Georg Karl Reinwardt mendirikan Kebun Raya secara resmi dengan dukungan Gubernur Jenderal van der Capellen. Banyak ahli botani terkenal, seperti Rudolph Herman Christiaan Carel Scheffer, Johannes Elias Teijsmann, dan Melchior Treub, turut berkontribusi dalam perkembangan kebun ini.
Pangsa Penelitian
Kebun Raya Bogor menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia, melahirkan institusi seperti Herbarium Bogoriense, Museum Zoologi, dan Laboratorium Treub. Pada sekitaran tahun 1868-1949, kebun ini merupakan pusat koleksi tanaman ekonomi penting seperti vanili, kelapa sawit, dan kina.
Masa Kini
Saat ini, Kebun Raya Bogor dikelola oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan menjadi destinasi wisata populer. Pada tahun 2020, kebun ini bekerjasama dengan pihak swasta, KebunRaya.id, dalam pengelolaannya.
Saat ini terdapat 3 cabang lainnya yang dapat anda kunjungi di kebun Raya yaitu :
- Kebun Raya Cibodas yang berada di Jawa Barat dengan luas 120 hektar
- Kebun Raya Purwodadi yang terletak di purwodadi Jawa Timur dengan luas 85 hektar
- Kebun Raya Eka Karya dengan luas 159,4 hektar
Kebun Raya Bogor telah menjadi rumah bagi lebih dari 4.300 spesies tanaman, termasuk anggrek harimau, rafflesia, dan pohon leci tua. Selain sebagai pusat penelitian, juga berfungsi sebagai tempat rekreasi dan edukasi bagi masyarakat umum, dengan menyediakan berbagai fasilitas dan informasi bagi pengunjung yang ingin mengeksplorasi keindahan dan keanekaragaman hayati tanaman-tanaman tropis.
Seiring berjalannya waktu, Kebun Raya Bogor terus berkembang baik dari segi fasilitas maupun koleksi tanaman yang dimilikinya. Kebun ini tidak hanya menjadi pusat penelitian botani di Indonesia, tetapi juga telah diakui secara global sebagai salah satu kebun raya yang berperan penting dalam konservasi tanaman tropis.
5 Pilar Kebun Raya:
- Konservasi: Melakukan konservasi ex situ untuk melestarikan jenis tumbuhan yang terancam punah.
- Wisata Alam: Mengedepankan wisata yang mendidik dan menginspirasi.
- Edukasi: Meningkatkan pengetahuan pengunjung di bidang botani dan konservasi.
- Jasa Lingkungan: Memberikan dampak positif bagi lingkungan, seperti peningkatan kualitas air dan penyerapan karbon.
- Penelitian: Fasilitasi dan pelaksanaan penelitian di bidang konservasi dan botani.
Konservasi di Kebun Raya Bogor
Program konservasi terdiri dari berbagai taman khusus yang dirancang untuk melestarikan beragam jenis tanaman dari berbagai ekosistem. Berikut beberapa taman khusus yang ada:
Taman Meksiko
Taman ini memiliki koleksi tanaman khas dari wilayah Meksiko. Tanaman-tanaman ini adaptif terhadap iklim dan lingkungan tertentu, menampilkan keberagaman flora dari wilayah tersebut. Tanaman khas Meksiko seperti kaktus sering ditemukan di taman ini.
Taman Akuatik:
Difokuskan pada tanaman air, taman ini menjadi tempat konservasi berbagai jenis tumbuhan air, termasuk tanaman yang hidup di air tawar dan payau. Pengunjung dapat belajar tentang ekosistem air dan pentingnya pelestarian tanaman air.
Taman Soedjana Kassan:
Memiliki koleksi unik yang tidak hanya memperkaya pengetahuan pengunjung, tetapi juga berperan dalam melestarikan spesies tanaman yang mungkin terancam punah atau langka. Tanaman-tanaman di taman ini dipilih berdasarkan keunikan dan ketahanan mereka.
- Griya Anggrek:Merupakan rumah bagi berbagai spesies anggrek dari seluruh dunia. Griya Anggrek menyediakan lingkungan yang sesuai untuk pertumbuhan anggrek, sekaligus menjadi tempat penelitian dan edukasi mengenai keanekaragaman dan konservasi anggrek.
- Taman Pisang:Fokus pada koleksi berbagai jenis pisang dari berbagai daerah. Taman ini tidak hanya menampilkan keanekaragaman jenis pisang, tetapi juga berperan penting dalam pelestarian varietas lokal yang mungkin terancam punah.
- Taman Quran:Menyajikan koleksi tanaman yang disebut dalam Al-Qur’an. Taman ini menyediakan wawasan tentang tanaman-tanaman yang memiliki nilai historis dan religi, serta mendukung pelestarian spesies yang mungkin kurang dikenal oleh masyarakat luas.
- Lokasi Wisata Menarik lainnya:
- Taman Durian
- Taman Nepenthes
- Taman Astrid
- Ecodome
- Taman Kopi
- Taman Teijsmann
- Taman Anggrek Hitam
- Monumen Lady Raffles
- Taman Bambu
- Taman Orchidarium
- Museum Zoologi
- Monumen Reinwardt
- Pemakaman Kuno Belanda
- Monumen Tugu Dua Abad
- Kolam Gunting
- Monumen J.J. Smith
- Taman Obat
- Taman Araceae
Penelitian dan Pendidikan
- Kebun Raya Bogor mendukung kegiatan penelitian di bidang konservasi dan botani.
- Pendidikan dilakukan melalui berbagai tur dan kelas edukasi, misalnya ‘Tour de Kebun Raya’, study tours, botarium, virtual tours, dan kelas edukasi lainnya. Program edukasi mencakup:
- Tour de Kebun Raya: Tour guide untuk mempelajari tumbuhan dan sejarah.
- Study Tour: Edukasi untuk anak-anak dengan tour guide dan kegiatan praktik.
- Virtual Tour: Edukasi online untuk melihat flora dan fauna di Museum Zoologi.
- Kelas Edukasi: Kelas berkebun, kokedama, terrarium, kompos, anggrek, dan lainnya.
- Wisata Alam:
- Kebun yang sangat menyegarkan dan inspiratif untuk dikunjungi dan berekreasi.
- Jasa Lingkungan:
- Memberikan dampak ekologis bagi peningkatan kualitas lingkungan seperti tata air, keanekaragaman hayati, penyerapan karbon, hingga keindahan lanskap.
Jam Operasional
- Senin-Jumat: 08:00 – 16:00 WIB
- Sabtu-Minggu/Hari Libur Nasional: 07:00 – 16:00 WIB
Harga Tiket Masuk Maret 2025
Hari Kerja (Weekday):
- Wisatawan Domestik: Rp15,500 per orang
- Wisatawan Asing: Rp15,500 per orang
Hari Libur/Akhir Pekan (Weekend):
- Wisatawan Domestik: Rp25,500 per orang
- Wisatawan Asing: Rp25,500 per orang
Tarif Kendaraan
- Sepeda: Rp15,000 (hari kerja) & Rp20,000 (hari libur/akhir pekan)
- Sepeda Motor: Rp5,000 per orang
- Parkir Mobil: Rp50,000 per kendaraan (hanya hari kerja)
Tiket Paket/Rombongan
- Paket Tiket dan Shuttle Bus: Rp40,000 per orang, dapat dibeli melalui platform Tokopedia.
- Tour de Kebun Raya: Rp35 ribu per orang (belum termasuk tiket masuk).
- Study Tour:Harga: Rp35,000 – Rp55,000 per orang tergantung jumlah anggota rombongan;
- Virtual Tour:Harga: Rp15,000 – Rp100,000 per orang tergantung kategori paket.
Penyewaan Fasilitas:
Pengunjung juga dapat menyewa berbagai fasilitas yang tersedia di Kebun Raya melalui layanan penyewaan yang disediakan. Berikut adalah informasi mengenai penyewaan fasilitas beserta tarifnya:
- Penyewaan Transportasi Dalam Kebun
- Mobil Golf
- Rp 275.000 per jam untuk 4 kursi, tersedia setiap hari.
- Rp 370.000 per jam untuk 6 kursi, tersedia setiap hari.
- Antelope E-Bike
- Rp 65.000 per jam.
- Antelope Sepeda Keranjang
- Rp 40.000 per jam.
- Antelope Roda Tiga
- Rp 65.000 per jam.
Pembelian tiket masuk Kebun Raya Bogor dapat dilakukan dengan dua cara: secara langsung di loket tiket yang tersedia di lokasi, atau melalui pembelian online di situs resminya. Pembelian online dapat dilakukan dengan mengakses situs resmi, yang memungkinkan pengunjung untuk memilih tanggal kunjungan dan metode pembayaran yang sesuai. Pilihan ini memberikan kemudahan bagi pengunjung yang ingin menghindari antrian panjang di loket tiket.
Fasilitas Kebun Raya Bogor
Memiliki berbagai fasilitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Berikut adalah beberapa fasilitas yang tersedia:
- Pemotretan Pengantin / Pre Wedding:
Menyediakan fasilitas untuk pemotretan pengantin atau sesi pre-wedding. Pengunjung yang tertarik dengan layanan ini hanya perlu membayar sebesar Rp 750.000,- untuk maksimal 10 orang. - Area Parkir:
Tersedia area parkir yang luas untuk mobil dan motor, memastikan kenyamanan pengunjung yang datang menggunakan kendaraan pribadi. - Jalan Pedestrian dan Jalur Sepeda:
Menyediakan jalan pedestrian yang aman dan nyaman, serta jalur sepeda untuk pengunjung yang ingin berkeliling taman dengan menggunakan sepeda. - Restoran dan Tempat Makan:
Terdapat beberapa restoran dan tempat makan di dalam kebun raya, yang menyediakan berbagai pilihan kuliner bagi para pengunjung. - Museum:
Memiliki museum yang bisa dikunjungi untuk menambah pengetahuan tentang botani dan sejarah kebun raya. - Kursi Bersantai:
Di dalam kebun raya terdapat banyak kursi yang ditempatkan di bawah pohon-pohon rindang, sehingga pengunjung bisa bersantai dan menikmati suasana alam. - Lokasi Menarik Lainnya:
Memiliki banyak spot menarik lainnya seperti taman-taman tematik, danau, serta area bermain anak.
Aksesabilitas
Dapat diakses dengan berbagai cara tergantung dari lokasi Anda. Berikut adalah beberapa opsi rute menuju Kebun Raya Bogor:
Dari Jakarta
- Dengan Kereta Api Commuter Line:
- Naik KRL Commuter Line dari stasiun terdekat (seperti Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Manggarai, atau Stasiun Tebet) menuju Stasiun Bogor.
- Dari Stasiun Bogor, Anda bisa berjalan kaki atau naik angkot (angkutan kota) menuju Kebun Raya Bogor. Jaraknya sekitar 1 km dan bisa ditempuh dalam waktu sekitar 15-20 menit berjalan kaki.
- Dengan Mobil Pribadi:
- Gunakan jalur tol Jagorawi.
- Keluar di pintu tol Bogor.
- Ikuti jalur yang menuju pusat Kota Bogor dan Anda akan melihat banyak tanda arah menuju Kebun Raya .
- Dengan Bus:
- Naik bus jurusan Bogor dari terminal bus di Jakarta (seperti Terminal Kampung Rambutan atau Terminal Lebak Bulus).
- Turun di terminal bus Baranangsiang di Bogor.
- Dari terminal bus, Anda bisa naik taksi atau angkot menuju Kebun Raya .
Dari Bandung
- Dengan Mobil Pribadi:
- Gunakan jalur tol Purbaleunyi menuju Jakarta, lalu lanjut ke tol Jagorawi menuju Bogor.
- Keluar di pintu tol Bogor dan ikuti petunjuk arah yang mengarah ke Kebun Raya Bogor.
- Dengan Bus:
- Naik bus jurusan Bogor dari terminal bus di Bandung (seperti Terminal Leuwipanjang).
- Turun di terminal bus Baranangsiang di Bogor, kemudian naik taksi atau angkot menuju Kebun Raya Bogor.
Dari Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta)
- Dengan Bus Damri:
- Naik bus Damri dari Bandara Soekarno-Hatta dengan jurusan Bogor.
- Turun di terminal bus Baranangsiang, lalu naik taksi atau angkot menuju Kebun Raya Bogor.
Di Dalam Kota Bogor
- Dengan Angkot:
- Terdapat banyak angkot dengan berbagai jurusan di Kota Bogor yang melewati Kebun Raya. Anda bisa bertanya kepada sopir angkot mengenai arah ke Kebun Raya Bogor.
- Dengan Taksi atau Ojek Online:
- Layanan taksi dan ojek online seperti Gojek atau Grab juga tersedia di Kota Bogor yang bisa mengantar Anda langsung ke Kebun Raya Bogor.
- Peta & Informasi Tambahan
- Alamat: Jl. Ir. H. Juanda No.13, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16122, Indonesia
- Peta Lokasi: Klink link berikut Kebun Raya Bogor – Google Maps Link, Traveler bisa memasukkan kata kunci “Kebun Raya Bogor” di aplikasi maps online spersi Waze, Google Maps atau Bing Maps
Mengakhiri perjalanan di Kebun Raya Bogor, kita mendapatkan wawasan berharga tentang kekayaan flora Indonesia yang menakjubkan. Tak hanya menawarkan pemandangan indah dan suasana sejuk, tempat ini juga menjadi saksi bisu sejarah panjang kebudayaan dan penelitian botani di Indonesia. Dengan fasilitas yang lengkap dan koleksi tanaman yang beragam, Kebun Raya Bogor adalah destinasi sempurna untuk edukasi, relaksasi, dan eksplorasi. Mari terus jaga dan lestarikan keindahannya untuk generasi mendatang.