Benteng Belgica Di Banda Neira Benteng Portugis Dengan Pemandangan Kepulauan Banda Yang Luar Biasa

Benteng Belgica Di Banda Neira Benteng Portugis Dengan Pemandangan Kepulauan Banda Yang Luar Biasa

Benteng Belgica, yang terletak di Banda Neira, Maluku, Indonesia, adalah simbol peninggalan sejarah yang tak lekang oleh waktu. Benteng ini berdiri teguh menjadi saksi bisu sejarah panjang kepulauan rempah-rempah, yang mencerminkan luka dan kejayaan masa lalu. Diperkirakan memiliki sejarah lebih dari empat abad, Benteng Belgica menjadi monumen bersejarah yang memikat yang menggandeng tangan pengunjung ke masa Kolonial.

Benteng Belgica (Belgica Fort) adalah benteng warisan dari Portugis yang dibangun di Banda Neira, Maluku Tengah. Bandaneira adalah kota kecil yang juga merupakan kota warisan dari penjajahan Portugis dan Belanda. Kota ini menjadi kota penting bagi Belanda dan Portugis karena menghasilkan beberapa rempah penting. Karena Banda Neira adalah pusat perdagangan, maka pembangunan benteng dibutuhkan untuk dibangun. Benteng ini juga berperan sebagai penjara dan tempat menyimpan senapan.

Pada awalnya; Belgica ditetapkan sebagai Benteng Nassau. Namun seiring perkembangan benteng dimana masa pemerintahan Portugis digantikan oleh Belanda, namanya berubah menjadi Belgica. Pada masa pemerintahan kolonisasi Belanda, benteng ini digunakan sebagai pertahanan militer dan pemantauan lalu lintas kapal dagang.

Selain nilai sejarah, tempat ini juga memiliki pemandangan yang menakjubkan. Bangunan ini berdiri hingga 400 tahun dan masih berdiri kokoh melawan waktu. Belgica memiliki nama lain seperti Pentagon Indonesian, karena mirip dengan Pentagon Amerika.

Benteng Belgica Banda Neira Maluku

Benteng Belgica Banda Neira Maluku | Instagram ???? @Scuba Hq

| Baca : Kepulauan Banda Tempat Menyelam Terbaik Di Indonesia Setelah Raja Ampat

Membangun Benteng Belgica

Belanda terkenal sebagai negeri ribuan benteng. Salah satu yang paling menonjol adalah Benteng Belgica, sebuah struktur defensif yang dibangun pada tahun 1611 atas perintah Gubernur Jenderal Belanda, Pieter Both. Tingginya permintaan akan rempah-rempah membuat Belanda merasa perlu untuk melindungi aset-asetnya di Banda Neira. Terletak di bukit terakhir Banda Neira, benteng ini memberikan pandangan yang luas. Bentuknya lima sisi dan memiliki lima menara terpisah, yang digunakan sebagai pos pengamatan dan pos tembak, membuatnya sarat dengan sejarah.

Arsitektur Benteng Belgica

Benteng Belgica dibangun dengan model pentagonal atau lima sisi, struktur yang menjadi ciri khas benteng-benteng Eropa abad ke-17. Dilengkapi dengan lima menara bertingkat tiga, jendela-jendela kecil yang melingkar dan bukaan senapan yang mengamati ke arah laut. Benteng tersebut dibangun dari batu kapur dan bata merah, yang menjadi bahan bangunan dominan saat itu. Keunikannya terletak pada struktur bertingkatnya dimana posisi benteng pada ketinggian berbeda-beda, memberikan pandangan yang luas serta berfungsi sebagai benteng pertahanan.

Sejarah Benteng Belgica

Benteng Belgica adalah pusat kekuatan Belanda di Banda Neira. Belanda merajai perdagangan rempah-rempah dengan kendali kuat pada Benteng Belgica. Benteng tersebut bertahan melalui periode turbulen, termasuk serangan Inggris, kebangkrutan VOC, dan penjajahan Jepang. Hingga saat ini, sebuah makam dari seorang Gubernur Jenderal VOC, Pieter Both, masih berada di benteng tersebut sebagai pengingat dari masa lalu.

Namun, pada pertengahan abad ke-20, Benteng Belgica berada dalam keadaan yang memprihatinkan. Strukturnya yang bersejarah mengalami kerusakan akibat kurangnya pemeliharaan. Namun, pada 1991, Pemerintah Indonesia, dengan dukungan dari Pemerintah Belanda, memulai proses restorasi besar-besaran. Sejak itu, Benteng Belgica telah menjadi lokasi wisata populer dan berharga bagi para pengunjung.

Benteng Belgica Hari Ini

Saat ini, Benteng Belgica menjadi landmark yang menghiasi panoramanya Banda Neira. Menarik berbagai macam pengunjung, baik pecinta sejarah, wisatawan, maupun peneliti. Dinding-dinding tebalnya, menara-menara perhatiannya, dan pemandangan indah laut Banda dari ketinggiannya menawarkan perjalanan kembali ke masa lalu. Di dalam benteng, juga ada museum kecil yang menampilkan berbagai serpihan waktu: meriam tua, baju zirah, dan berbagai alat bela diri lainnya.

Bagi para pecinta sejarah dan budaya, kunjungan ke Benteng Belgica bisa menjadi perjalanan yang menggugah. Di sana, Anda tidak hanya dapat menikmati pemandangan indah, tapi juga menapaktilasi jejak masa lalu, mencapai kembali periode sejarah yang telah lama berlalu namun tetap beresonansi. Dengan langkah setiap pengunjungnya, Benteng Belgica terus menceritakan kisahnya, membisikan sejarah empat abad yang telah dilewatinya.

| Baca : Teluk Weda Menjelajahai Taman Laut Dan Hutan Yang Menakjubkan

Dengan memiliki gaya khas Eropa, benteng ini memiliki Bastion di gedung. Bastion adalah sebuah lubang di dinding benteng, untuk menempatkan meriam di dalamnya. Sebenarnya, kita bisa melihat keberadaan meriam di tempat ini, meriam asli sejak jaman Belanda. Apalagi Belgica memiliki ruang terbuka yang berada di tengah benteng, dan itu dijadikan penjara. Ada menara di setiap sisi benteng, dan tangga mencapai puncak menara. Dari puncak ini, kita bisa melihat Kepulauan Banda dengan leluasa.

Kita bisa melihat dan mengunjungi benteng ini secara gratis, tapi akan ada kotak donasi yang bisa Anda berikan untuk kegiatan amal pengembangan tempat ini.

Daya Tarik Wisata Benteng Belgica

Benteng Belgica Banda Neira Maluku

Benteng Belgica Banda Neira Maluku | Instagram ???? @Maria De.klerk

| Baca : Pulau Bair Di Tual Mutiara Yang Menjadi Tempat Tinggal Bagi Anak Anak Hiu Blackpit

Benteng Belgica, berada di Banda Neira, Maluku, adalah destinasi wisata bersejarah yang menawan dan menarik bagi para pecinta sejarah dan budaya. Benteng ini adalah perwakilan autentik dari periode kolonial dan menjadi pusat perhatian bagi pengunjung yang ingin memahami sejarah yang lebih dalam dari kepulauan rempah-rempah ini.

Arsitektur Unik dengan Pemandangan Memukau
Desain unik Benteng Belgica menjadikannya salah satu daya tarik utama pengunjung. Bentuknya yang lima sisi dan lima menara terpisah adalah contoh arsitektur militer abad ke-17 yang khas. Benteng ini terbuat dari batu kapur dan bata merah, memberikan citra sejarah yang sangat otentik.

Posisi benteng yang berada di bukit paling tinggi di Banda Neira memberikan daya tarik lain bagi pengunjung. Dari sini, Anda dapat melihat pemandangan indah Banda Neira dan Gunung Api Banda. Pemandangan lautnya yang luas dan indah adalah hal yang mengagumkan dan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung.

Museum Mini Benteng Belgica

Di dalam benteng, terdapat museum mini yang akan membuat pengunjung terpesona oleh kumpulan artefak bersejarah. Ada meriam tua, baju zirah, dan berbagai alat bela diri lainnya, yang memberikan pengunjung gambaran tentang bagaimana kehidupan di benteng ini pada masa-masanya. Ini adalah kesempatan yang bagus untuk belajar lebih banyak tentang sejarah Indonesia, rempah-rempah, dan peran Belanda dalam sejarah negeri ini.

Cerita Sejarah yang Mendalam

Salah satu daya tarik utama Benteng Belgica adalah cerita sejarah yang mendalam dan menarik yang ditawarkannya. Ini bukan hanya sebuah benteng, tetapi juga adalah saksi bisu sejarah panjang yang penuh intrik dan pertempuran. Benteng ini pernah menjadi pusat kekuatan dan kendali atas perdagangan rempah-rempah dan menjadi saksi perjalanan panjang Indonesia dari masa penjajahan hingga merdeka.

Penanda Kekayaan Budaya dan Sejarah

Sebagai situs sejarah yang terpelihara dengan baik, Benteng Belgica menjadi penanda dari kekayaan budaya dan sejarah Indonesia. Mengunjungi benteng ini bukan hanya berarti melihat struktur fisiknya, tetapi juga menghargai dan memahami sejarah yang melatarbelakanginya.

Destinasi wisata seperti Benteng Belgica menyediakan wawasan luar biasa ke dalam sejarah Indonesia sambil menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan. Benteng ini menjadi saksi bisu zaman kolonial, memberikan gambaran nyata tentang bagaimana kekuatan dulu berusaha mendominasi dan mendapatkan keuntungan dari rempah-rempah, barang berharga asal Maluku.

Meluangkan waktu untuk mengunjungi Benteng Belgica tidak hanya memberikan pengetahuan dan penghargaan historis, tetapi juga menyediakan pengalaman wisata yang beragam: melihat pemandangan alam yang luar biasa, belajar tentang arsitektur abad ke-17, dan memahami bagian integral dari sejarah Indonesia. Tanpa ragu, visit to Benteng Belgica adalah suatu keharusan bagi setiap pengunjung di Banda Neira.

Penginapan

Di sekitar Benteng Belgica terdapat penginapan yang bersih dan pemandangan luar biasa, diantaranya:

Mawar Guesthouse
Jl. Pantai Mardika no. 1, Banda Neira 97128, Indonesia

Bintang Laut Guesthouse
Banda Neira

| Baca :  Cafe dan Harga Tiket Wisata Pantai Lampu’uk, Banda Aceh

Mencapai Lokasi Benteng Belgica

Untuk mencapai tempat ini cukup mudah, jika Anda berasal dari Ambon, Anda bisa naik pesawat ke Banda Neira atau menggunakan kapal Pelni ke pelabuhan Yos Sudarso di Bandaneira. Setelah sampai di tempat itu, kita bisa menggunakan kendaraan umum ke benteng, seperti taksi, ojek atau angkot.

Leave A Comment