Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Cagar Alam Bagi Populasi Kupu Kupu

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Cagar Alam Bagi Populasi Kupu Kupu

Informasi Wisata Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung

Lokasi Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene, Kepulauan Pangkep, Sulawesi Selatan
Tiket Turis Lokal Rp 25.000,-

Turis Mancanegara Rp 225.000

tiket masuk Jembatan Gantung Helena Sky Bridge :  15.000

Waktu Buka 07.00 – 18.00 WIT
Fasilitas Obyek Wisata Habitat kupu- kupu, capung, air terjun, pegunungan karts, tarsius, Gua, Helena Sky Bridge

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung merupakan kawasan wisata yang dibangun di atas tanah seluas 43.750 hektar dan sebagai salah satu daerah khas yang merupakan surga bagi populasi kupu- kupu  Oleh sebab itu, taman ini memiliki julukan yaitu The Kingdom of Butterfly. Keunikan dari taman ini yang lainnya adalah lokasinya yang terletak pada gugus pegunungan Karts terbesar kedua di dunia setelah Cina. Karts yaitu pegunungan kapur yang mempunyai bentuk stalaktit dan stalakmit yang indah.

Akses Menuju Taman Nasional Batimurung Bulusaraung

Lokasi tempat wisata Taman Nasional Batimurung Bulusaraung yang terletak tidak jauh dari pusat kota dan dari Bandara Internasional Sultan Hasanudding menjadikan tempat ini sangat strategis untuk dikunjungi. Jarak tempuhnya hanya sekitar 17 Km, atau sekitar 30 menit sampai dengan satu jam perjalanan tergantung pada kondisi jalan dan kepadatan jalanan yang dilalui pada saat itu. Sepanjang jalan, wisatawan akan bisa melihat gugusan lembah dan bukit kapur yang menyimpan banyak kekayaan alam yang hingga saat ini ada dalam upaya penjagaan agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya.

| Baca : 5 Tempat Wisata di Makassar Menakjubkan Yang Belum Banyak Diketahui Orang

Kondisi Taman Nasional Batimurung Bulusaraung

Dalam sejarah tercatat bahwa seorang penjelajah dunia bernama Alfred Russel Wallace menjuluki Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dengan sebutan The Kingdom of Butterfly. Bukan hanya itu saja, kawasan ini juga tampak lebih indah lagi dengan adanya air terjun yang bisa disinggahi oleh wisatawan yang datang berkunjung.

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung oleh masyarakat sekitar disebut dengan istilah TN Babul. Dalam kawasan ini terapat habitat berbagai macam flora dan fauna dan yang paling menonjol adalah kupu- kupu. Setidaknya ada sekitar 20 jenis kupu- kupu yang dilindungi dan dilestarikan oleh pemerintah. Sedangkan total jenis kupu- kupu yang mendiami lokasi wisata ini ada sekitar 250 jenis kupu- kupu.

Kawasan TN Babul ini memiliki kurang lebih 80 gua alam dan gua prasejarah yang tersebar di kawasan ini, salah satu gua yang paling diminati oleh para wisatawan untuk dikunjungi adalah Gua Batu dan Gua Mimpi.

Gugusan Pegunungan Karst di lokasi TN Babul ini juga menjadi salah satu obyek alam yang menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung. Gugusan pegunungan itu terlihat begitu indah, dan salah satu lokasi yang mempunyai gugusan indah pegunungan karts terdapat suatu tulisan . Pegunungan karts ini dikenal sebagai tempat habitatnya Tarsius. Tarsius atau yang dalam bahasa latin Tarsius fuscus merupakan mamalia kecil yang dilindungi oleh pemerintah.

Tarsius hidup di wilayah semenanjung barat pulau Sulawesi, Indonesia bagian tengah yang memiliki bulu coklat dan mata coklat yang besar. Bulunya berwarna coklat kemerahan dengan rambut berwarna hitam pada ujung ekornya. Selain tarsius, berbagai macam serangga juga hidup di kawasan ini yaitu capung berwarna biru.

Gugusan batu kapur ini memiliki banyak gua alam, salah satu gua alam prasejarah yang terkenal adalah Leang-Leang dimana didalam gua ini terdapat simbol telapak tangan yang diyakini sebagai peninggalan manusia prasejarah, Gua ini dilindungi pemerintah sebagai salah satu warisan cagar alam yang berpotensi menarik wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal.

| Baca : Desa Buntao Desa Wisata Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan Di Tana Toraja Utara

Jembatan Gantung Helena Sky Bridge Bantimurung

Jembatan Gantung Helena Sky Bridge adalah salah satu atraksi utama di Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Dengan panjang sekitar 200 meter dan ketinggian sekitar 100 meter, jembatan ini menawarkan pemandangan spektakuler yang meliputi tebing curam, hutan yang lebat, dan sungai yang mengalir di bawahnya.

Jembatan ini memberikan pengalaman unik bagi pengunjung yang berani menyeberanginya karena sensasi berjalan di atas ketinggian. Wisatawan juga dapat menyaksikan keindahan panorama alam sekitar seperti air terjun Bantimurung yang terkenal, gua-gua alami, dan beragam flora dan fauna.

Selain itu, jembatan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk pos pengamatan dan tempat istirahat, yang memungkinkan pengunjung untuk menikmati suasana yang tenang dan mengabadikan momen indah di tempat ini.

Jembatan Gantung Helena Sky Bridge Bantimurung Maros merupakan destinasi populer bagi para pecinta alam, fotografer, dan pecinta petualangan. Tempat ini menawarkan pengalaman tak terlupakan dengan kombinasi keindahan alam yang menakjubkan dan sensasi berjalan di atas jembatan yang menggantung di ketinggian.

| Baca : Jembatan Gantung Imogiri Lokasi Syuting Ftv

Taman Nasional Batimurung Bulusaraung pada hakikatnya merupakan daerah yang menarik untuk dikunjungi. Pelestarian alam dan hewan di sini dikelola dengan sangat baik telah membuat salah satu tempat wisata ini makin banyak dikunjungi oleh para turis, baik turis lokal maupun turis mancanegara.

Leave A Comment