Jangan Hanya ke Bali! Ini 10 Aktivitas Seru di Kuta Mandalika Lombok

Published On: 18/06/2025

Lombok Tengah bagian selatan memiliki banyak permata tersembunyi, namun lokasinya menyebar. Kesalahan terbesar wisatawan pemula adalah melompat-lompat dari satu lokasi ke lokasi lain secara acak, yang menghabiskan waktu di jalan.

Untuk membantu Anda memaksimalkan liburan, kami telah menyusun ulang 10 aktivitas terbaik di Kuta Lombok berdasarkan klaster wilayah. Panduan ini dirancang agar Anda bisa mengunjungi beberapa tempat sekaligus dalam satu garis perjalanan yang efisien.

KLASTER 1: Rute Utara (Jalur Kedatangan dari Bandara)

Rute ini paling ideal dilakukan tepat saat Anda mendarat di Bandara Internasional Lombok (BIZ) sebelum check-in ke hotel di Kuta. Semua lokasi ini berada di jalur utama menuju pantai.

1. Wisata Tenun Tangan di Desa Sukarara

Sebagai perhentian pertama (sekitar 20 menit dari bandara ke arah utara/timur laut), Desa Sukarara adalah pengenalan budaya yang sempurna.

  • Mengapa di sini: Daripada membeli oleh-oleh di akhir liburan dengan terburu-buru, lebih baik mampir ke sini di awal. Anda bisa melihat proses pembuatan kain Songket yang rumit.

  • Aktivitas Wajib: Cobalah pakaian adat Sasak lengkap (gratis/donasi) dan berfoto di depan lumbung padi tradisional. Ini adalah pengalaman welcome to Lombok yang otentik.

2. Menyelami Tradisi di Desa Sade (atau Rambitan/Ende)

Melanjutkan perjalanan ke selatan menuju Kuta, Anda akan melewati desa-desa adat Sasak tepat di pinggir jalan raya Bypass.

  • Pilih Salah Satu: Desa Sade adalah yang paling populer dan ramai. Jika ingin suasana yang sedikit lebih tenang dan intim, pilihlah Desa Ende atau Rambitan.

  • Daya Tarik: Lihatlah arsitektur Bale Tani dengan lantai tanah liat yang dipel menggunakan kotoran kerbau. Belilah kerajinan tangan gelang akar bahar atau kain tenun ikat langsung dari pengrajin lokal sebagai kenang-kenangan.

KLASTER 2: Rute Tengah & Timur (Lingkar Mandalika)

Rute ini adalah inti dari kawasan Mandalika. Anda bisa menyewa motor dan menghabiskan satu hari penuh menelusuri garis pantai dari pusat Kuta hingga ke ujung timur.

3. Santai Sore di Pantai Kuta Mandalika

Ini adalah titik pusat (basecamp). Wajah baru Pantai Kuta Mandalika kini sangat modern dengan pedestrian luas, area bermain anak, dan ikon tulisan yang megah.

  • Waktu Terbaik: Kunjungi di pagi hari untuk jogging atau sore hari (setelah pukul 16:00) untuk suasana sunset yang hidup dengan penjual jagung bakar dan lampu-lampu kafe.

4. Road Trip di Sekitar Sirkuit & Festival Bau Nyale (Musiman)

Bergerak sedikit ke timur dari Pantai Kuta, Anda akan melintasi area Sirkuit Internasional Mandalika.

  • Aktivitas: Berfoto di statue Jokowi naik motor atau di tikungan bukit sekitar sirkuit.

  • Event Spesial (Bau Nyale): Jika Anda berkunjung di bulan Februari/Maret, area Pantai Seger di dekat sirkuit ini adalah pusat perayaan Festival Bau Nyale. Ribuan warga akan turun ke laut menangkap cacing nyale jelmaan Putri Mandalika.

5. Snorkeling & Pasir Merica di Pantai Tanjung Aan

Terus berkendara ke timur sekitar 10-15 menit, Anda akan tiba di Tanjung Aan, pantai paling fotogenik di area ini.

6. Sunset Dramatis di Bukit Merese

Tepat di sebelah Tanjung Aan (ujung timur rute ini), parkirlah kendaraan Anda dan lakukan sedikit hiking.

  • The Golden Hour: Bukit Merese adalah spot matahari terbenam terbaik di Lombok Selatan. Setelah mendaki bukit landai sekitar 10 menit, Anda akan disuguhi pemandangan tebing hijau yang menghantam samudra biru. Duduklah di rerumputan dan nikmati pertunjukan alam yang memukau.

  • Baca Selengkapnya : Bukit Merese Tempat Menyaksikan Sunrise Terbaik Di Lombok

KLASTER 3: Rute Barat (Perbukitan & Pantai Peselancar)

Rute ini menanjak ke arah perbukitan di barat Kuta. Cocok untuk hari kedua atau ketiga liburan Anda.

7. Morning Coffee & Yoga di Ashtari Horizon

Mulailah hari Anda dengan berkendara naik ke bukit di jalan raya Mawun. Ashtari adalah perhentian pertama di ketinggian.

  • Experience: Pemandangan dari sini mencakup seluruh garis pantai Kuta dari atas. Ini tempat terbaik untuk sarapan sehat, minum kopi, membaca buku, atau mengikuti kelas yoga pagi di dek terbukanya. Suasananya jauh lebih tenang dibanding pusat Kuta.

8. Belajar Surfing di Pantai Selong Belanak

Pantai Selong Belanak Lombok Nusa Tenggara barat

Pantai Selong Belanak Lombok Nusa Tenggara barat | Instagram @Nicehere

Lanjutkan perjalanan menuruni bukit ke arah barat sekitar 20 menit lagi, dan Anda akan tiba di Pantai Selong Belanak.

  • Daya Tarik: Pantai ini terkenal dengan ombaknya yang panjang dan landai, menjadikannya salah satu tempat belajar surfing terbaik di dunia.

  • Momen Ikonik: Jangan pulang sebelum pukul 17:00. Tunggulah momen “Parade Kerbau”, di mana penggembala lokal menggiring puluhan kerbau menyusuri bibir pantai. Pemandangan siluet kerbau saat sunset adalah foto klasik Lombok yang wajib Anda miliki.

  • Baca Selengkapnya : Pantai Selong Belanak Pesona Pantai Yang Indah Serasa Di Hawaii

KLASTER 4: Rute Jauh (Eksplorasi Ekstrem Timur)

Ini adalah “Bonus Stage”. Lokasinya terpisah jauh dari Kuta (sekitar 1,5 – 2 jam perjalanan). Dedikasikan satu hari khusus jika ingin ke sini.

9. Petualangan ke Pantai Pink (Pantai Tangsi)

Berbeda dengan rute lain yang santai, perjalanan ke Pantai Pink adalah petualangan.

  • Realita: Akses jalan darat bisa menantang (sebagian rusak/offroad). Opsi terbaik adalah berkendara ke Pelabuhan Tanjung Luar dan menyewa private boat.

  • Reward: Pasir berwarna merah muda yang langka, snorkeling di Gili Petelu, dan foto di pulau pasir timbul.

  • Baca Selengkapnya : Pantai Pink Lombok “Pantai Yang Direkomendasikan Bagi Backpacker”

10. Eksplorasi Alam Pedesaan (Sepanjang Perjalanan)

Perjalanan menuju Pantai Pink atau mengelilingi Kuta bukan hanya soal tujuan, tapi prosesnya.

  • Vibes: Anda akan melewati ladang tembakau, melihat sapi/kerbau melintas di jalan, dan melihat tambang emas rakyat (ilegal/tradisional) di kejauhan perbukitan Sekotong/Praya.

  • Sewa Motor: Sewalah motor (sekitar Rp 70.000/hari) untuk merasakan kebebasan mengeksplorasi sisi liar Lombok ini.

 


Ringkasan Itinerary Berdasarkan Klaster:

  • Hari 1 (Kedatangan): Bandara -> Desa Sukarara -> Desa Sade -> Check-in Hotel Kuta -> Sunset di Pantai Kuta Mandalika.

  • Hari 2 (Mandalika Loop): Sirkuit Mandalika -> Pantai Tanjung Aan (Snorkeling) -> Sunset di Bukit Merese.

  • Hari 3 (West Coast): Yoga/Brunch di Ashtari -> Surfing di Selong Belanak -> Sunset Parade Kerbau.

  • Hari 4 (Opsi Tambahan): Trip Seharian ke Pantai Pink atau kembali ke Bandara.


Dengan mengikuti panduan klaster ini, Anda tidak akan membuang waktu di jalan dan bisa menikmati lebih banyak keindahan Kuta Lombok!


FAQ: Pertanyaan Populer Seputar Wisata Kuta Lombok & Mandalika

Untuk melengkapi panduan rute perjalanan di atas, berikut adalah jawaban atas pertanyaan yang paling sering diajukan wisatawan sebelum berkunjung ke Lombok Selatan:

1. Berapa jarak dari Bandara Lombok ke Kuta Mandalika?

Jarak dari Bandara Internasional Lombok (Zainuddin Abdul Madjid – BIZ) ke pusat Kuta Mandalika sangat dekat, hanya sekitar 20-30 menit perjalanan (sekitar 18 km) melalui jalan Bypass yang mulus. Karena lokasinya yang dekat, kami menyarankan Anda untuk langsung mengunjungi destinasi di Klaster 1 (Desa Sade atau Sukarara) dalam perjalanan dari bandara menuju hotel untuk menghemat waktu.

2. Apa bedanya Kuta Bali dan Kuta Lombok?

Meskipun namanya sama, suasananya sangat berbeda. Kuta Bali dikenal dengan kehidupan malam yang hingar-bingar, keramaian turis, dan kemacetan. Sebaliknya, Kuta Lombok menawarkan suasana yang jauh lebih santai (laid-back), jalanan yang lebih lengang, pantai yang lebih bersih, dan fokus pada wisata alam serta surfing. Kuta Lombok adalah pilihan tepat bagi mereka yang mencari ketenangan namun tetap ingin fasilitas modern (kafe/resort).

3. Transportasi apa yang terbaik untuk keliling Mandalika?

Pilihan terbaik dan paling fleksibel adalah menyewa sepeda motor (skuter matic). Harga sewa berkisar Rp 70.000 – Rp 100.000 per hari. Dengan motor, Anda bisa mudah mengakses pantai-pantai tersembunyi seperti Tanjung Aan atau naik ke Bukit Merese.

  • Catatan: Taksi online (Grab/Gojek) tersedia untuk drop-off di sekitar pusat Kuta, namun bisa sulit didapatkan saat Anda berada di lokasi terpencil seperti Pantai Pink atau Selong Belanak. Jika bepergian bersama keluarga, menyewa mobil dengan sopir (sekitar Rp 500.000 – Rp 700.000/hari) adalah opsi paling nyaman.

4. Kapan waktu terbaik liburan ke Kuta Lombok?

  • Cuaca Terbaik: Mei hingga September (Musim Kemarau) adalah waktu terbaik untuk mendapatkan langit biru dan ombak yang bagus.

  • Event Budaya: Jika ingin menyaksikan Festival Bau Nyale, datanglah pada bulan Februari atau Maret (tanggal berubah setiap tahun sesuai kalender Sasak).

  • Event Balap: Cek jadwal MotoGP atau WSBK jika Anda ingin menonton balapan di Sirkuit Mandalika (biasanya paruh kedua tahun), atau hindari tanggal tersebut jika Anda tidak ingin terjebak harga hotel yang melambung tinggi.

5. Apakah Pantai di Kuta Lombok aman untuk anak-anak berenang?

Tidak semua pantai aman karena ini adalah pantai selatan yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia.

  • Aman: Pantai Tanjung Aan dan Pantai Selong Belanak (bagian pinggir) memiliki ombak yang cenderung tenang dan dasar pasir yang landai, sehingga relatif aman untuk anak-anak bermain air.

  • Kurang Disarankan: Pantai Kuta (pusat) lebih cocok untuk jalan-jalan sore daripada berenang karena banyak perahu nelayan. Pantai Mawi atau Gerupuk lebih dikhususkan untuk peselancar profesional karena ombaknya besar.

6. Berapa hari ideal untuk eksplorasi Kuta Lombok?

Berdasarkan pembagian klaster rute kami, durasi ideal adalah 3 Hari 2 Malam.

  • Hari 1: Kedatangan & Wisata Budaya (Sade/Sukarara).

  • Hari 2: Eksplorasi Pantai Timur & Sirkuit (Tanjung Aan/Bukit Merese).

  • Hari 3: Eksplorasi Pantai Barat (Selong Belanak/Ashtari) sebelum pulang.

7. Apa makanan khas yang wajib dicoba di sekitar Kuta Lombok?

Jangan lewatkan Ayam Taliwang (ayam bakar pedas khas Lombok) dan Plecing Kangkung. Di sekitar Kuta, Anda juga bisa mencoba Nasi Balap Puyung (nasi dengan ayam suwir pedas dan kedelai goreng) yang legendaris. Banyak warung lokal hingga restoran modern di Kuta yang menyajikan menu ini.

Leave A Comment

Artikel Terbaru

  • Bukit Bonsai

Menelusuri Keindahan Alam Bukit Bonsai Blitar

31/12/2025|0 Comments

Bukit Bonsai, sebuah tempat yang belum lama ini menjadi sorotan bagi para pencinta alam dan wisatawan yang berkunjung ke Blitar, Jawa Timur. Berada di Sumberjati, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, tempat ini menawarkan pemandangan yang eksotis [...]

Pilihan Editor