Review Sate H. Tukri Sobikun & 4 Tempat Makan Sate Ayam Ponorogo Terbaik

Published On: 11/01/2026

Bayangkan Anda sedang berjalan di sudut kota Ponorogo saat senja mulai turun. Di udara, tercium aroma magis: perpaduan kacang tanah yang disangrai, gula merah yang terkaramelisasi, dan aroma daging ayam kampung yang dibakar di atas arang batok kelapa. Ini bukan sekadar sate; ini adalah warisan budaya yang bertahan sejak zaman kolonial.

Berbeda dengan “saudara jauhnya” Sate Madura yang dipotong dadu kecil, Sate ayam Ponorogo adalah tentang kepuasan gigitan. Dagingnya difillet memanjang, dibacem hingga bumbu meresap ke tulang, dan bebas lemak. Tidak ada irisan bawang merah mentah atau tomat di sini—karena rasa satenya sendiri sudah cukup untuk berbicara.

Dalam panduan komprehensif ini, saya akan membawa Anda menjelajahi lorong-lorong sempit “Gang Sate” hingga kawasan Ngepos untuk menemukan sate ayam terbaik yang pernah singgah di lidah para Presiden.


🗺️ Peta Rasa: Mengenal 3 Mazhab Sate Ayam Ponorogo

Sebelum kita masuk ke rekomendasi warung, Anda perlu tahu bahwa Sate ayam Ponorogo terbagi menjadi tiga “aliran” atau daerah produksi utama. Ini menunjukkan keahlian lokal yang mendalam:

  1. Mazhab Gang Sate (Nologaten): Dikenal dengan potongan daging jumbo, bumbu kacang beraroma sangrai kuat, dan rasa yang cenderung manis-legit.

  2. Mazhab Purbosuman (Ngepos): Dagingnya sedikit lebih kecil dari Nologaten, tapi bumbunya lebih kompleks dengan campuran kecap dan minyak sayur, serta sedikit lebih pedas.

  3. Mazhab Setono: Sate “rakyat” dengan harga terjangkau. Ciri khasnya adalah bumbu yang dikeringkan dulu sebelum disajikan, dengan tekstur yang sangat halus dan rasa gurih-pedas yang nendang.


⭐ Rekomendasi Utama: Review Mendalam

1. Sate Ayam H. Tukri Sobikun (Sang Legenda Istana)

Sate Ayam Ponorogo terdekat - H. Tukri Sobikun

Sate Ayam H. Tukri Sobikun – Ponorogo, Jawa Timur| Google Map/Kontributor Kawi Boedisetio

Jika Sate ayam Ponorogo memiliki raja, maka H. Tukri Sobikun adalah pemegang mahkotanya. Memasuki warung ini, Anda akan disambut nuansa sejarah. Foto-foto Presiden SBY dan Jokowi terpajang bangga di dinding, menjadi saksi bisu kelezatan sate ini.

The Experience (Pengalaman Rasa):

Gigitan pertama adalah definisi dari “empuk”. Karena dagingnya difillet memanjang dan dibacem, tidak ada perlawanan alot saat digigit. Bumbu kacangnya disajikan terpisah (jika makan di tempat). Teksturnya creamy, tidak terlalu berminyak, dengan dominasi rasa manis gurih yang sopan di lidah. Aroma smokey-nya sangat kuat karena teknik celup bumbu berulang saat pembakaran.

  • Alamat: Jl. Lawu Gang Sate No. 43K, Nologaten, Ponorogo.

  • Jam Buka: 06.00 – 20.00 WIB.

  • Menu Andalan: Sate Daging (Campur Kulit/Jeroan), Lontong, Garang Asem.

  • Kisaran Harga: Rp35.000 – Rp40.000 per 10 tusuk.

  • Fasilitas: Area makan luas, parkir, toilet bersih, mushola, layanan packing besek untuk oleh-oleh.

  • Review Pengunjung: “Potongan dagingnya benar-benar jumbo. Mahal sedikit tidak masalah karena kualitas daging ayam kampungnya terasa premium.”

2. Sate Ayam Ngepos Pak Darmanto (Favorit Malam Hari)

Terletak di jantung kota, tepatnya di kawasan “Segitiga Emas” Ngepos. Warung ini adalah penyelamat bagi perut yang lapar di malam hari.

The Experience (Pengalaman Rasa):

Berbeda dengan Tukri, Sate Ngepos memiliki karakter bumbu yang lebih “berani”. Bumbu kacangnya dicampur dengan kecap manis dan minyak sayur yang kental, menciptakan lapisan rasa yang lengket dan gurih. Sangat cocok bagi Anda yang menyukai profil rasa yang kuat dan sedikit oily.

  • Alamat: Jl. Gajah Mada No. 2, Bangunsari (Kawasan Ngepos).

  • Jam Buka: 07.00 – Larut Malam (Beberapa sumber menyebut hingga 24 jam/habis).

  • Menu Andalan: Sate Ayam, Sate Telur Muda (Uritan), Sate Kulit.

  • Kisaran Harga: Rp25.000 – Rp30.000 per porsi.

  • Fasilitas: Warung sederhana namun strategis, parkir tepi jalan.

  • Review Pengunjung: “Juara di bumbunya! Kecapnya terasa pas, tidak bikin eneg. Pilihan tepat kalau kelaparan tengah malam.”

3. Sate Ayam Pak H. Saikun (Si Lembut Tetangga Sebelah)

Bertetangga dengan H. Tukri di Gang Sate, Pak Saikun menawarkan alternatif yang tak kalah memikat. Banyak warga lokal yang justru lebih sering kemari untuk menghindari antrean turis.

The Experience (Pengalaman Rasa):

Kekuatan Pak Saikun ada pada juiciness dagingnya. Dagingnya dibakar dengan tingkat kematangan yang presisi—matang tapi masih menyimpan kelembapan alami ayam. Bumbu kacangnya digiling sangat halus, terasa lembut seperti selai, membalut lidah dengan rasa manis yang hangat.

  • Alamat: Jl. Lawu Gang Sate No. 41A, Nologaten.

  • Jam Buka: 07.00 – 22.00 WIB.

  • Menu Andalan: Sate Daging (Full Meat) dan Sate Kulit.

  • Kisaran Harga: Rp30.000 – Rp35.000 per porsi.

  • Fasilitas: Nyaman, pelayanan cepat, tersedia kemasan besek.

  • Review Pengunjung: “Dagingnya empuk banget, bumbunya lembut. Alternatif terbaik kalau sebelah (Tukri) terlalu ramai, rasanya bersaing ketat.”

4. Sate Ayam Pak Kisul (Representasi Setono)

Ingin merasakan sate yang dimakan warga lokal sehari-hari? Pergilah ke Pak Kisul. Ini adalah representasi gaya Setono yang unik dan merakyat.

The Experience (Pengalaman Rasa):

Jangan kaget jika melihat bentuk satenya lebih pipih dan kecil dibanding yang ada di Gang Sate. Namun, kecil-kecil cabai rawit. Bumbunya memiliki ciri khas dikeringkan dulu sebelum diseduh/disajikan, menghasilkan rasa gurih yang pekat. Ada jejak pedas yang lebih terasa di sini dibanding varian Nologaten.

  • Alamat: Jl. Barito No. 30, Jenangan, Ponorogo.

  • Jam Buka: 16.00 – 21.00 WIB.

  • Kisaran Harga: Sangat terjangkau, mulai Rp12.000 – Rp15.000 per porsi.

  • Review Pengunjung: “Murah meriah tapi rasanya tidak murahan. Bumbunya nendang, cocok buat makan sore.”


📊 Ringkasan Cepat (Quick Facts)

Untuk Anda yang ingin informasi instan, berikut perbandingannya:

Nama WarungKategoriKeunggulan UtamaHarga (Est.)
H. Tukri SobikunPremium/LegendaDaging Jumbo, Langganan Presiden, Sejarah KuatRp37.000+
Pak SaikunPremium/LokalDaging Juicy, Bumbu Sangat HalusRp30.000+
Pak Darmanto (Ngepos)Street FoodBumbu Kecap Kental, Buka Sampai MalamRp25.000+
Pak Kisul (Setono)EkonomisHarga Murah, Bumbu Pedas GurihRp12.000+
Pak KaderiPurbosumanDaging Pipih, Bumbu HalusRp17.000+

💡 Tips Wisatawan

  1. Oleh-oleh: Jika ingin membawa sate ke luar kota (Jakarta/Surabaya), mintalah sate dibakar setengah matang dan bumbu dipisah (kering). Gunakan kemasan Besek (anyaman bambu) agar sate bisa “bernapas” dan tidak cepat basi.

  2. Cara Makan: Jangan cari sambal irisan tomat/bawang. Nikmati kemurnian bumbu kacangnya. Jika butuh pedas, mintalah sambal pelengkap yang biasanya sudah disediakan.

  3. Waktu Terbaik: Datanglah pagi hari (jam 07.00-09.00) untuk mendapatkan stok daging terbaik dan jeroan/uritan yang masih lengkap.

 


❓ FAQ (People Also Ask)

Berikut adalah jawaban dari pertanyaan yang sering diajukan di Google seputar Sate Ponorogo:

Q: Apa bedanya Sate Ayam Ponorogo dan Sate Ayam Madura?

A: Perbedaan utamanya ada pada potongan daging. Sate Ayam Madura dipotong dadu (kotak), sedangkan Sate Ayam Ponorogo disayat memanjang (fillet) agar lebih empuk dan bebas lemak. Selain itu, Sate Ayam Ponorogo melalui proses bacem (perendaman bumbu) sebelum dibakar, sehingga bumbunya lebih meresap.

Q: Berapa harga satu porsi sate ayam Ponorogo H. Tukri?

A: Per Desember 2026, harga satu porsi (10 tusuk) Sate Ayam H. Tukri Sobikun berkisar antara Rp35.000 hingga Rp40.000. Harga bisa berubah sewaktu-waktu.

Q: Sate Ponorogo terbuat dari daging apa?

A: Mayoritas menggunakan Daging Ayam Kampung atau ayam pejantan pilihan untuk menjamin tekstur yang empuk dan rasa yang gurih alami. Namun, ada sejarah bahwa dulunya juga sempat menggunakan daging kerbau, meski kini ayam lebih dominan.

Q: Sate Ayam Ponorogo tahan berapa hari?

A: Jika dikemas dengan besek dan bumbu dipisah (kering), sate bisa tahan sekitar 24 jam di suhu ruang. Jika dimasukkan ke freezer, bisa tahan hingga 1-2 minggu. Panaskan kembali dengan cara dikukus atau dibakar sebentar sebelum dimakan.


Tertarik mencicipi langsung kelembutan daging ayam yang lumer di mulut ini? Segera jadwalkan perjalanan Anda ke Ponorogo. Satu gigitan sate Pak Tukri atau Pak Saikun akan membuat perjalanan jauh Anda terbayar lunas.

Leave A Comment

Artikel Terbaru

Pilihan Editor