Pulau Liwutongkidi Kawasan Wisata Bahari Basilika merupakan permata tersembunyi di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, yang menawarkan keindahan pantai berpasir putih, perairan biru kristal, dan ekosistem laut yang kaya. Merupakan bagian dari rangkaian beberapa pulau kecil seperti Kadatua, Liwungtongkidi, Siompu, dan Pulau Batauga, kawasan ini menjanjikan petualangan bawah air menyeluruh bagi para pengunjung.

Pantai dan Pemandangan

  • Pasir Putih dan Angin Menenangkan: Pantai di Basilika menghadirkan pasir putih yang lembut dengan angin sepoi-sepoi yang menambah kesan menenangkan.
  • Ombak Tenang: Perairan disini dikenal tenang, membuatnya ideal untuk kegiatan snorkeling dan berenang.
  • Visibilitas Laut: Visibilitas yang baik di bawah air memberikan peluang besar untuk melihat kekayaan laut termasuk beragam ikan dan karang.

Aktivitas Unggulan

  • Penyelaman di Pulau Liwutongkidi: Pulau ini menjadi sorotan utama bagi para penyelam, dari pemula hingga ahli, untuk menjelajahi keindahan bawah laut.
  • Taman Laut Basilika: Kesempatan untuk mengeksplorasi Taman Laut Basilika dengan bantuan instruktur berpengalaman dan peralatan yang tepat.

Fasilitas

  • Hotel: Terdapat berbagai hotel di Kota Bau-Bau untuk mengakomodasi kebutuhan pengunjung.
  • Kuliner: Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi makanan lokal dan seafood segar setelah aktivitas menyelam.

Rute Perjalanan

Untuk mencapai Basilika Nautical Tourist Spot:

  1. Kendari ke Kota Raha (Pulau Muna): Perjalanan dimulai dari Kendari menuju ke Kota Raha.
  2. Raha ke Kota Bau-Bau (Pulau Buton): Selanjutnya, dari Raha perjalanan dilanjutkan ke Kota Bau-Bau di Pulau Buton.
  3. Bau-Bau ke Kawasan Basilika: Dari Bau-Bau, Anda akan menuju ke lokasi utama wisata bahari Basilika.

Tips Perjalanan

  • Pemandu Wisata: Pertimbangkan untuk menyewa pemandu wisata guna mendapatkan pengalaman menyelam yang maksimal dan aman.
  • Persiapan Uang Cukup: Pastikan membawa cukup uang untuk biaya penginapan, makan, dan kegiatan wisata.
  • Identifikasi Lokasi Spot Diving: Mengenal spot-spot diving penting untuk petualangan bawah air yang berkesan.

Pulau Liwutongkidi, yang memiliki luas 1000 km², merupakan bagian dari kawasan pengembangan terpadu yang dikenal sebagai BASILIKA, yang melibatkan beberapa area yaitu Batauga, Siompu, Liwutongkidi, dan Kadatua. Kawasan ini sedang dikembangkan sebagai destinasi wisata terintegrasi, dengan penekanan pada promosi dan pengembangan objek wisata di setiap lokasi yang termasuk dalam skema ini.

| Baca : Pulau Lahe Tempat Snorkeling Terbaik Di Pohuwato, Gorontalo

Keunikan Pantai Liwutongkidi

Pantai Liwutongkidi dikenal karena bentuknya yang unik, menyerupai cincin yang melingkari bagian dari pulau. Ini menawarkan pemandangan pantai dan laut yang luar biasa, membuatnya menjadi spot sangat menarik bagi wisatawan yang mencari keindahan alam dan ketenangan.

Tujuan Pengembangan BASILIKA

  • Integrasi Objek Wisata: Menghubungkan berbagai spot wisata di setiap area BASILIKA untuk menyediakan pengalaman yang lebih kaya dan terpadu bagi pengunjung.
  • Promosi Bersama: Pemasaran bersama area-area dalam BASILIKA membantu meningkatkan kehadiran wisatawan dengan menampilkan keanekaragaman atraksi yang tersedia.
  • Peningkatan Ekonomi Lokal: Pengembangan ini diharapkan dapat mendongkrak ekonomi lokal melalui peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, yang berdampak positif pada bisnis lokal dan lapangan kerja.
  • Pelestarian dan Pendidikan: Edukasi dan upaya konservasi lingkungan sebagai bagian dari pengembangan untuk memastikan bahwa keindahan alam dan sumber daya lokal terjaga.

Peluang dan Tantangan

Proyek seperti BASILIKA menawarkan potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi regional melalui pariwisata tetapi juga menghadapi tantangan, termasuk kebutuhan untuk infrastruktur yang memadai, mitigasi dampak lingkungan, dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Pulau Liwutongkidi dan pantai cincinnya adalah contoh bagaimana area alami yang menakjubkan secara bertanggung jawab dikembangkan untuk pariwisata dengan mempertimbangkan kepentingan pengunjung, komunitas lokal, dan lingkungan. Apakah Anda tertarik

4.5/5

Leave A Comment

Artikel Terbaru

  • Nyaru Menteng pal berapa

25/01/2026|0 Comments

Nyaru Menteng : Rumah Bagi Kelangsungan Hidup Orang Utan Borneo

  • Kebun Inggit Strawberry Magelang Jawa Tengah

25/01/2026|0 Comments

Terletak di kaki Gunung Merbabu yang menawan, Kebun Inggit Strawberry di Magelang membuka pintu bagi para pengunjung untuk merasakan kesegaran buah langsung dari pohonnya dan menikmati keindahan alam yang mendampingi. Objek wisata ini tidak hanya [...]

  • Kidzania Jakarta

25/01/2026|0 Comments

Kidzania Jakarta, bagian dari franchise edutainment asal Meksiko, adalah taman rekreasi unik berbasis pengalaman belajar melalui permainan peran yang dirancang untuk anak-anak berusia 2-16 tahun. Anak-anak dapat menjelajah dan mencoba berbagai profesi dalam lingkungan replika [...]

  • Pantai Sagara Kebumen Jawa Tengah

25/01/2026|0 Comments

Pantai Sagara Kebumen, juga dikenal dengan nama "Sagara View of Karangbolong", merupakan sebuah magnet wisata yang menjanjikan pengalaman liburan bertaraf internasional di Kabupaten Kebumen. Terletak di Kecamatan Buayan, pantai eksotis ini merepresentasikan keindahan alam yang [...]

  • Floating Market Lembang Bandung Jawa Barat

25/01/2026|0 Comments

Floating Market Lembang merupakan salah satu destinasi wisata yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Bandung. Terletak di kawasan Lembang yang sejuk, pasar ini menawarkan keseruan berbelanja sambil mengapung di atas perahu. Konsep [...]

  • Pantai Labobo Buton Tengah Sulawesi Tenggara

25/01/2026|0 Comments

Pantai Labobo, terletak di Desa Balobone, Kecamatan Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, merupakan salah satu destinasi wisata yang menyimpan keindahan alam yang memukau. Keberadaannya yang belum terlalu terjamah oleh aktivitas wisata massal membuat [...]