Bayangkan sebuah tempat di mana matahari tidak sekadar terbenam, melainkan “pulang” ke peraduan dengan cara yang paling dramatis. Di ujung barat Indonesia, tepatnya di Pulau Weh, terdapat sebuah permata tersembunyi yang mungkin tidak setenar Pantai Iboih bagi penyelam, namun memegang tahta tertinggi di hati para penikmat senja. Tempat itu bernama Pantai Kasih.
Bukan sekadar hamparan pasir, Pantai Kasih adalah saksi bisu pertemuan antara daratan Kota Sabang yang hidup dengan Samudra Hindia yang luas. Artikel ini adalah panduan “Master Resource” Anda—sebuah kompendium lengkap yang merangkum setiap inci keindahan, logistik, rekomendasi penginapan, kuliner, dan rahasia kecil dari Pantai Kasih, yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan pengalaman para pelancong.
Ringkasan Cepat (Quick Facts)
Untuk Anda yang menyukai data cepat dan terstruktur, berikut adalah ringkasan vital Pantai Kasih:
| Kategori | Keterangan Detail |
| Nama Destinasi | Pantai Kasih Sabang |
| Lokasi | Jl. Sultan Hasanuddin, Kuta Ateuh, Kec. Sukakarya, Kota Sabang, Aceh (Sangat dekat, 3-5 menit dari pusat kota) |
| Karakteristik | Pantai pasir putih lembut, air biru jernih, minim karang tajam di area renang, namun memiliki batuan pemecah ombak yang estetik. |
| Jam Operasional | Buka 24 Jam (Waktu terbaik: 06:00 – 08:00 WIB untuk jogging, 17:00 – 19:00 WIB untuk sunset) |
| Harga Tiket | GRATIS (Rp0,-) |
| Fasilitas Utama | Area parkir luas, toilet & kamar bilas, musholla, bangku taman permanen, jogging track, dan kuliner sekitar. |
| Aktivitas Unggulan | Berburu sunset, berenang, fotografi, windsurfing, memancing, dan bersantai keluarga. |
| Aksesibilitas | Sangat mudah, akses jalan aspal mulus, bisa dilalui mobil/motor. |
| Cocok Untuk | Pasangan (Honeymoon), Keluarga, Solo Traveler, Pemburu Senja. |
Narasi Keindahan: Daya Tarik Pantai Kasih
Mengapa pantai ini dinamakan “Kasih”? Legenda urban dan cerita warga setempat menyebutkan bahwa pantai ini adalah lokasi favorit bagi muda-mudi dan pasangan untuk menghabiskan waktu bersama, mengikat janji di bawah nyiur melambai. Namun, daya tariknya jauh melampaui namanya yang romantis.
1. Teater Alam Matahari Terbenam (The Sunset Theater)
Berbeda dengan pantai lain di Sabang yang mungkin menghadap timur, Pantai Kasih menghadap langsung ke arah barat, menjadikannya podium terbaik untuk menyaksikan matahari terbenam.
Saat senja tiba (sekitar pukul 18.20 WIB), langit di atas Pantai Kasih berubah menjadi kanvas raksasa. Gradasi warna jingga, ungu, hingga merah merona memantul di permukaan air laut. Uniknya, di sini Anda bisa melihat matahari seolah jatuh perlahan di antara perbukitan dan cakrawala laut, menciptakan siluet kapal-kapal feri yang sedang melintas di Teluk Sabang.
2. Harmoni Pasir Putih dan Air Jernih (Minim Karang)
Pantai ini menawarkan tekstur visual yang kaya. Di satu sisi, Anda akan disambut oleh hamparan pasir putih yang lembut—begitu halus hingga Anda ingin melepaskan alas kaki dan membiarkan kulit bersentuhan langsung dengan alam.
Berbeda dengan tetangganya, Pantai Paradiso, yang lebih berbatu karang, Pantai Kasih memiliki area yang lebih ramah untuk aktivitas berenang. Kontur dasar laut di sini lebih sedikit karang tajam, menjadikannya lokasi yang lebih aman dan nyaman untuk berenang. Namun, di sisi lain terdapat formasi batuan karang dan beton pemecah ombak yang estetik. Batu-batu ini berfungsi sebagai pelindung abrasi sekaligus menjadi spot duduk favorit wisatawan untuk merenung memandang lautan lepas tanpa takut basah oleh ombak.
3. Kanopi Pohon Palem yang Menyejukkan
Jika pantai tropis identik dengan kelapa, Pantai Kasih memiliki ciri khas deretan pohon palem yang tertata rapi di sepanjang bibir pantai. Vegetasi ini memberikan naungan alami yang menyejukkan, memungkinkan Anda menggelar tikar piknik di siang hari tanpa takut tersengat matahari yang terlalu terik. Angin laut yang berhembus melalui celah daun palem menciptakan suara desis alam yang menenangkan jiwa.
4. Pesona “Bintang” di Lautan Malam
Keindahan Pantai Kasih tidak mati saat matahari pergi. Ketika malam menjelang, laut di depan pantai ini seolah memiliki bintangnya sendiri. Cahaya-cahaya kecil berkelap-kelip di kejauhan bukanlah bintang di langit, melainkan lampu-lampu dari kapal nelayan yang sedang mencari ikan dan cumi-cumi, serta kapal besar yang melintas. Pemandangan ini menciptakan suasana syahdu dan romantis yang sulit ditemukan di kota besar.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan (Experience)
Berdasarkan ulasan dari berbagai pelancong dan karakteristik lokasi, berikut adalah aktivitas terbaik di Pantai Kasih:
Relaksasi & Mindfulness: Duduklah di atas tanggul pembatas pantai atau bebatuan karang. Dengarkan deburan ombak yang pecah. Ini adalah lokasi terapi gratis untuk melepas penat beban pekerjaan. Suasana di sini lebih tenang dan terpisah dari hiruk-pikuk pusat kuliner yang biasanya memadati Pantai Paradiso.
Berenang & Bermain Air: Karena airnya jernih, biru, dan minim karang tajam, aktivitas berenang sangat disarankan di sini.
Wisata Fotografi:
Golden Hour: Tangkap momen saat matahari berada tepat di garis cakrawala.
Human Interest: Abadikan momen anak-anak lokal yang bermain pasir atau nelayan yang mempersiapkan perahu.
Snorkeling: Meskipun tidak seramai Pulau Rubiah, terdapat spot snorkeling dengan ikan-ikan kecil dan batu karang berwarna-warni. Disarankan dilakukan pada pagi hari saat ombak tenang.
Selancar Angin (Windsurfing): Pada musim tertentu dengan kondisi angin yang mendukung, pantai ini cocok untuk olahraga selancar angin.
Memancing:
Lokasi: Di ujung pantai dekat bukit.
Teknik: Casting (umpan minnow) atau dasaran (umpan hidup).
Tangkapan: Salah satu jenis ikan yang bisa didapat adalah Bluefin Trevally (Kuwe).
Wisata Sejarah: Terdapat situs benteng peninggalan Jepang di sekitar garis pantai bagi penggemar sejarah.
Piknik Keluarga: Membawa bekal makanan ringan dan menikmatinya di bawah pohon palem. Area ini cukup landai dan aman untuk anak-anak bermain pasir (dengan pengawasan orang tua karena ombak bisa cukup kuat di musim tertentu).
Jogging & Jalan Santai: Karena memiliki jalur pedestrian yang cukup baik dan terhubung dengan kawasan Sabang Fair, pantai ini ideal untuk olahraga ringan di pagi atau sore hari.
Panduan Rute & Transportasi (Logistik Detail)
Pantai Kasih sangat strategis. Berbeda dengan Pantai Iboih atau Kilometer Nol yang membutuhkan perjalanan jauh, Pantai Kasih berada di “halaman depan” Kota Sabang.
Langkah 1: Menuju Pulau Weh (Sabang)
Dari Banda Aceh, Anda harus menuju Pelabuhan Ulee Lheue.
Opsi Cepat (Kapal Express Bahari): Waktu tempuh ±45 menit. Harga tiket variatif (eksekutif/VIP) kisaran Rp80.000 – Rp100.000.
Opsi Hemat/Bawa Kendaraan (Kapal Roro/Feri): Waktu tempuh ±2 jam. Harga tiket penumpang sekitar Rp30.000. Wajib pilih ini jika membawa mobil/motor sendiri dari Banda Aceh.
Langkah 2: Dari Pelabuhan Balohan ke Pantai Kasih
Setibanya di Pelabuhan Balohan Sabang, perjalanan darat memakan waktu sekitar 15-20 menit (Jarak sekitar 11-12 KM).
Transportasi: Anda bisa menyewa motor (kisaran Rp100rb/hari) atau mobil (kisaran Rp500rb/hari dengan supir) di pelabuhan.
Rute Detail: Dari Pelabuhan Balohan lewat Jl. Utama By Pass -> Jl. Yos Sudarso -> Tugu Simpang Garuda -> Jl. Oentoeng Surapati -> Jl. Cut Mutia -> Jl. Sultan Hasanuddin.
Patokan: Setelah melihat Pantai Paradiso, belok kanan. Pantai Kasih terletak di bawah tebing tanjakan pertama, bersebelahan dengan Pantai Paradiso.
Fasilitas & Akomodasi Sekitar
Meskipun merupakan wisata alam terbuka dan gratis, fasilitas di sekitar Pantai Kasih sudah tergolong “Wisata Kota” yang mapan, meliputi toilet, kamar bilas, tempat ibadah (musholla), area parkir luas, serta taman & bangku permanen.
Rekomendasi Penginapan
Berikut adalah 5 rekomendasi hotel dan penginapan terbaik yang berada sangat dekat dengan Pantai Kasih, Sabang:
Guest House Pantai Kasih
Lokasi: Jl. Sultan Hasanuddin No.10 (Tepat di seberang pantai/0 meter).
Fasilitas: Kamar AC/Non-AC, Wi-Fi gratis, Teras Sea View, Parkir luas, Resepsionis 24 jam.
Harga: Rp 250.000 – Rp 400.000 per malam.
Review: Lokasi juara, suasana tenang. Dekat pusat kuliner Sabang Fair. Catatan: Aturan Syariah berlaku.
Nuansa Pantai Kasih
Lokasi: Jl. Sultan Hasanuddin (~80 meter dari pantai).
Fasilitas: Akses langsung pantai, Kamar keluarga, Dapur bersama, Teras sunset.
Harga: Mulai Rp 300.000 per malam.
Review: Suasana “homey” dan pemilik ramah. Cocok untuk keluarga.
Montana Hotel Sabang
Lokasi: Jl. Oentoeng Surapati No.20 (~700 meter dari pantai).
Fasilitas: Hotel modern, AC, TV Kabel, Sarapan, Wi-Fi kencang, Laundry.
Harga: Rp 350.000 – Rp 500.000 per malam.
Review: Bersih, bangunan baru, lokasi strategis antara kota dan pantai.
Ubay Guest House Sabang
Lokasi: Jl. Teuku Nyak Arief, Tapak Gajah (~1,1 km dari pantai).
Fasilitas: Restoran/Kafe, Kamar AC bersih, Sewa kendaraan.
Harga: Mulai Rp 320.000 per malam.
Review: Kebersihan kamar dipuji, suasana nyaman seperti rumah sendiri.
Freddies Santai Sumurtiga
Lokasi: Jl. KH Agus Salim, Sumur Tiga (~3,3 km dari pantai).
Fasilitas: Bungalow tepi pantai, Restoran sea view spektakuler (terkenal dengan pizzanya), akses pantai pribadi.
Harga: Rp 290.000 (Ekonomi) hingga Rp 600.000+ (Deluxe).
Review: “The best view in Sabang”, sangat santai, makanan enak.
Wisata Kuliner & Oleh-Oleh
Mengunjungi Pantai Kasih tidak lengkap tanpa mencicipi kuliner lokal. Berikut adalah rekomendasi tempat makan dan pusat oleh-oleh di sekitar lokasi:
Rumah Makan & Kafe Terdekat
Kemari Cafe & Resto (~210 meter)
Menu: Rice Bowl (Chicken/Dory/Beef), Pasta, Fish & Chips, Kopi Gula Aren.
Harga: Rp 20.000 – Rp 40.000.
Suasana: Modern, anak muda, lokasi tenang dekat pantai. Buka 08.00-23.00 WIB.
Montana Cafe (~500 meter)
Menu: Nasi Goreng Seafood, Mie Goreng, Jus segar.
Harga: Mulai Rp 15.000.
Review: Rasa lezat, harga sangat ramah di kantong.
ZERO Coffee (~50 meter/Bersebelahan)
Menu: Espresso based, Manual Brew, camilan ringan.
Harga: Rp 15.000 – Rp 30.000.
Review: Tempat asik nongkrong malam sambil menikmati angin laut.
Kedai Mie Sedap (~2,1 km, Legendaris)
Menu: Mie tepung buatan sendiri (homemade) dengan topping ikan dan kuah kaldu bening gurih, Kopi.
Harga: Rp 13.000 – Rp 18.000.
Review: Unik dan otentik, tekstur mie kenyal.
Pusat Oleh-Oleh
AG Sabang (Bakpia/Pia Sabang): Paling dekat (260-350m). Produk unggulan Pia khas Sabang varian kacang hijau, pandan, cokelat.
Piyoh Design: Pusat kaos kreatif dengan desain unik khas Sabang. Jarak 2,3 km di Jl. Perdagangan.
Kawasan Jalan Perdagangan: Sentra oleh-oleh lengkap (“Malioboro-nya” Sabang) yang berisi toko seperti Ceudah Souvenir, Sabang Souvenir, dan Toko Bungong Jaroe.
Kue Kacang Hijau MM Sabang: Alternatif tempat membeli bakpia hangat dan fresh.
Review Pengunjung
Berdasarkan agregasi ulasan dari dari Google Map Review, platform review dan media sosial, sentimen pengunjung terhadap Pantai Kasih adalah:
Positif (★★★★★):
“Best sunset in town!” – Konsensus umum menyebutkan ini spot terbaik melihat matahari terbenam tanpa harus jauh-jauh dari kota.
“Bersih dan Terawat” – Kebersihan pasir pantai sangat diapresiasi.
“Gratis tapi Mewah” – Pemandangan sekelas resor bintang lima tanpa biaya tiket masuk.
Konstruktif (★★★☆☆):
“Ombak kadang besar” – Peringatan untuk berhati-hati saat berenang di musim angin barat karena tidak ada lifeguard khusus.
“Kurang lampu penerangan jalan” – Beberapa sudut jalan akses dirasa agak gelap saat malam larut.
FAQ (People Also Ask)
Q: Apakah Pantai Kasih Sabang aman untuk berenang?
A: Ya, aman di area tepian yang landai dan berpasir putih karena minim karang, terutama saat cuaca cerah. Namun, pengunjung harus waspada karena pantai ini menghadap laut lepas. Disarankan bermain air di area yang terlindung pemecah ombak dan hindari berenang terlalu jauh ke tengah.
Q: Berapa harga tiket masuk ke Pantai Kasih Sabang terbaru 2026?
A: Hingga saat ini, tiket masuk ke Pantai Kasih adalah GRATIS. Pengunjung mungkin hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan jika ada petugas parkir resmi.
Q: Kapan waktu terbaik mengunjungi Pantai Kasih?
A: Waktu emas (Golden Hour) adalah pukul 17.30 hingga 19.00 WIB untuk menikmati matahari terbenam. Pagi hari pukul 06.00 – 08.00 WIB juga sangat baik untuk jogging dengan udara segar.
Q: Apa perbedaan Pantai Kasih dan Pantai Paradiso?
A: Keduanya bersebelahan. Pantai Paradiso lebih dikenal sebagai pusat kuliner dan tempat nongkrong dengan tanggul beton dan karang yang lebih dominan. Pantai Kasih memiliki area pasir putih yang lebih luas, minim karang di area renang, lebih banyak pepohonan alami, dan suasana yang lebih tenang/privat.
Q: Tempat wisata apa saja yang dekat dengan Pantai Kasih?
A: Sangat strategis, dekat dengan Pantai Paradiso, Sabang Fair, Museum Sabang, Masjid Raya Sabang, dan situs Bunker Jepang.
Artikel Terbaru
Pantai Kasih di Kota Sabang Aceh : Pantai yang Indah dengan Nuansa Romantis
Pulau Wayag di RAJA AMPAT: Sekarang Menjadi PILIHAN TOP dari para Ahli Destinasi Dunia
Tana Toraja, sebuah wilayah di Sulawesi Selatan, Indonesia, merupakan surga tersembunyi yang menawarkan pengalaman wisata yang unik dan mengesankan. Terkenal dengan keindahan alamnya yang memukau, kekayaan budaya yang mendalam, dan tradisi yang telah bertahan selama [...]
Pantai Selong Belanak : Pesona Pantai yang Indah Serasa di Hawaii
Seminyak, salah satu destinasi paling populer di Bali, menawarkan beragam pilihan akomodasi yang dapat memenuhi berbagai preferensi dan anggaran wisatawan. Dari hotel-hotel hemat yang cocok untuk backpacker hingga resort mewah untuk liburan yang lebih eksklusif, [...]
Seminyak, sebuah surga kuliner yang terletak di jantung Bali, telah lama menjadi destinasi wajib bagi para pencinta makanan dan penggemar gaya hidup trendy. Daerah yang penuh pesona ini menawarkan pengalaman bersantap yang tak terlupakan, memadukan [...]








